oleh

Hadapi Persebaya, Ujian Remidi Bagi Madura United

Kabarmadura.id-Masa penantian Madura United untuk menang atas Persebaya Surabaya masih terus berlanjut. Sejak pertama kali saling berjibaku di lapangan pertandingan pertamakalinya di Piala Presiden 2018, Madura United hingga kini masih berpuasa kemenangan. Padahal, jumlah pertemuan kedua tim yang bertitel Derbi Suramadu sudah  terlaksana sebanyak 6 kali. Yakni  Babak Penyisihan Piala Presiden 2018, babak penyisihan Piala Gubernur Kaltim 2018, Leg 1 dan Leg 2 Liga 1 2018 dan terakhir adalah dua pertandingan babak semifinal Piala Presiden 2019.

Hasilnya, dengan komposisi pelatih berbeda, yakni Gomes De Olievera, Milomer Sislija dan Dejan Antonic, Madura United  belum bisa menaklukkan  Persebaya.   Terkahir, saat  Madura United sudah dibesut Dejan Antonic, dua pertandinagn yang mereka jalani mengalami nasih kurang menguntungkan. Persebaya berhasil di menang dengan skor 1-0 dan di Leg kedua justru kalah dengan skor 3-2. Alhasil, Madura United tersingkir di Semifinal Piala Presiden  setelah kalah dengan agregeat 2-4.

“Berulang kali kami ingin memutuskan rekor tersebut. Kami hanya bisa menunggu waktunya dan sekarang Madura United harus mengambil, menciptakan waktu itu sendiri. Kami sudah kalah dua kali kemarin. Sekarang kami harus menang,” tegas Dejan.

Di samping itu, taktikal berusia 50 tahun tersebut menjelaskan tengah mempelajari kekuatan tim besutan Djajang Nurdjaman saat bertemu di babak semi final tutnamen pra-musim paling bergengsi di Indonesia itu.

Bahkan, dia menjelaskan juga sudah mengintip kekuatan Hansamu Yama cs saat berkompetisi di Liga 1, yang hasilnya kurang memuaskan setelah harus pusa dengan raihan dua poin dan harus memungut bola empat kali dari jalahnya sendiri. Tim tersebut kini masih bertengger di posisi 13 hingga pekan ketiga.

“Kami sudah pelajari semua kekuatan Persebaya (Surabaya), sata kami bermain di Piala Presiden atau saat mereka bermain di Liga. Sekarang mereja di tren yang kurang bagus, kami harus manfaatkan itu,” sambungnya.

Begitu juga dengan gelandang bertahan Zulfiandi yang mengaku sudah mempelajari kekuatan tim tuan rumah dari pertemuan di Piala Presiden 2019. Dia berharap bekal tersebut bisa menghantarkan Madura United melaju ke babak semi final.

“Kami sudah ketemu dan kami sudah tahu satu sama lain kekuatan mereka, mereka juga. Sekarang tinggal kerja keras. Saya ingin belajar dari kesalahan untuk membawa Madura lolos nanti,” pungkasnya. (idy/bri)

Komentar

News Feed