oleh

Hampir Gagal Kuliah, Tertolong Beasiswa UNIBA Madura

Kabarmadura.id/Sumenep-Muhammad Roid kebingungan usai lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ar-Risalah Sumenep. Dia dihadapkan pada kendala terbesar; tidak mempunyai biaya. Sejatinya, dia menaruh harapan bisa melanjutkan studinya.

Tak ayal, Rodi tetap berusaha untuk kuliah. Dia mendaftar pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura 2020. Alhasil, dia tidak sebatas lulus seleksi, namun meraih beasiswa.

Kesempatan emas itu, kata mahasiswa kelahiran 7 September 1997, tidak bakal disia-siakan. Dia pun berjanji bakal belajar dengan baik, lantaran tidak ingin mengecewakan orang di sekitarnya yang telah mendukung untuk kuliah.

“Saya pribadi tidak menduga bisa kuliah. Sebab, terkendala dengan masalah biaya. Akan tetapi berawal dari doa, usaha dan ikhtiar, alhamdulillah dapat jalan untuk kuliah dengan jalur beasiswa,” ceritanya kepada Kabar Madura, Rabu (16/9/2020) pagi.

Di UNIBA Madura, mahasiswa asal Guluk-Guluk, Sumenep ini memilih Program Studi (Prodi) Manajemen. Hal itu tidak terlepas dia bisa belajar marketing, finance, human resource, operation, entrepreneurship, dan business.

Menurutnya, dengan belajar materi tersebut dirinya menaruh harapan bisa menjadi manajer atau mempermudah untuk terjun ke dunia kerja.

Di samping itu, Roid ingin melanjutkan kegemarannya dalam berproses di organisasi. Pasalnya, saat di bangku SMK, dia menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Ar-Risalah Sumenep. Selain itu, dia aktif di kegiatan pramuka.

Lebih lanjut, pria berusia 23 tahun itu tengah menjabat sebagai Ketua Pemuda Bisa Jaya Motor (BJM) dan masih aktif di Komunitas Tradisional Gong Mania.

Tidak sebatas aktif di organisasi, Roid juga sering ikut diklat pramuka, jurnalistik, dan sebagainya.

“Saya ingin mengembangkan organisasi pramuka, serta saya ingin aktif di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) UNIBA Madura,” tutupnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed