Hantaru ke-61, BPN-ATR Bangkalan Utamakan Profesionalitas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERWIBAWA: Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Agraria dan Tata Ruang (BPN-ATR) Bangkalan Moh. Tansri menyerahkan sertifikat kepada Komandan Kodim (Dandim) 0829 Syafuddin Liwang.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Badan Pertanahan Nasional Agraria dan Tata Ruang (BPN-ATR) Kabupaten Bangkalan merayakan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Ke-61 tahun 2021. Kegiatan yang diawali dengan upacara di pagi hari berjalan khidmat dan sederhana di halaman depan Kantor BPN-ATR Jalan Soekarno Hatta No.17 Bangkalan, Jumat (23/9/2021).

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0829/Bangkalan dan wakaf milik Yayasan Babussalam socah.

Wakil Bupati Bangkalan M. Mohni yang menghadiri dalam penyerahan sertifikat aset milik pemkab, memberikan apresiasi khusus terhadap BPN/ATR. “Pertama, pemerintahan mengucapkan selamat hari ulang tahun yang ke-61. Tahun untuk undang-undang (UU) pokok agraria yang juga disebut sebagai hari Agraria dan Tata Ruang,” haturnya.

Menurutnya, dalam pelayanan sesuai hasil testimoni masyarakat, terutama dari yayasan Babussalam Socah, pengurusan sertifikat tidak seperti yang diisukan oleh masyarakat di luar sana. “Sudah tentu pengurusan sertifikat tersebut tidak seperti yang diisukan masyarakat dan kami yakin BPN sudah bekerja sesuai tupoksinya,” paparnya.

Hanya saja tambah Mohni, masyarakat juga harus memahami dan menghormati dalam pengurusan sertifikat membutuhkan beberapa proses dan tahapan yang harus dilalui. “BPN ini memang kerjaannya banyak, tidak kemudian diajukan dan langsung dicetak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala kantor ATR/BPN Moh. Tansri mengaku, selama ini sudah terbantu oleh kinerja pemkab, terutama kepala desa (kades). Terutama, secara umum peran aktif pemkab. Sebab, suksesnya pelayanan di pertanahan tidak lepas dari kinerja pemerintahan desa dan pemkab secara umum.

“Kami juga bersyukur, target dalam pelayanan pertanahan di kabupaten Bangkalan sudah tercapai. Alhamdulillah, hingga saat ini kami telah menyelesaikan sekitar 51.000 sertifikat dari 77.500 yang ditargetkan oleh pemerintah di tahun 2021 ini dan terhindar dari praktik pungutan liar (pungli) dan semakin profesional,” responnya. (*)

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *