Hanya 258 Siswa di Bangkalan Diterima Jalur SNMPTN

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) FOKUS: Siswa SMAN 1 Tanjungbumi saat mengikuti pembelajaran di sekolahnya SMAN 1 Tanjung Bumi beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN, TANJUNG BUMI- Sebanyak 258 Siswa diterima dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021. Jumlah tersebut dinilai cukup minim jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang mencapai tiga ribu lebih.

Kepala Seksi Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PL-PLK) Cabdin Pendidikan Jawa Timur di Bangkalan Moh Fauzi mengutarakan, jumlah siswa yang diterima di SNMPTN 2021 memang dinilai masih minim. Sebab, masih lebih banyak siswa yang tidak diterima pada tahap pertama seleksi yang menggunakan nilai raport tersebut.

Bacaan Lainnya

“Hanya ada 258 siswa, itu pun dari SMA swasta dan negeri, maupun SMK,” tuturnya.

Jumlah peminat SMK memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan peminat dari siswa SMA. Sebab, siswa SMK target setelah lulus adalah bekerja dan lebih ke praktik pekerjaan. Sedangkan untuk SMA, harusnya jumlah peminat terus bertambah. Sebab, siswa SMA memang ditargetkan agar bisa melanjutkan pendidikannya.

“Kalau siswa SMK memang targetnya lebih ke pekerjaan, jadi memang minim yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Sedangkan salah satu pemilik yayasan di Kecamatan Klampis Mutmainnah, menjelaskan, akses informasi penerimaan SNMPTN tidak merata. Selain karena akses internet yang terbatas, informasi yang didapatkan juga tidak sama.

“Kalau tidak ada dorongan informasi dan pengumuman dari dinas, kadang yayasan tidak mengetahui informasi tahapan penerimaan itu,” katanya.

Dia berharap agar kebeberadaan dinas terkait bisa lebih aktif memberikan sosialisasi dan juga memberikan fasilitas, baik berupa informasi, atau pendampingan tim yang nantinya bisa mendorong langsung sekolah untuk membantu siswanya mendaftarkan diri.

“Saya harap dorongan dari pemerintah juga bisa berbentuk pendampingan dan bantuan informasi, sehingga banyak siswa yang berminat untuk ikut mendaftar,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *