oleh

Hanya 4 Kelompok Nelayan di Bangkalan Dapat Bantuan

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan wabah Covid-19   membuat ratusan nelayan meradang. Hal itu terbukti tahun ini tidak adanya anggaran bantuan maupun hibah untuk nelayan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Diskan Bangkalan Muhammad Zaini.

Kata dia, bantuan dan dana hibah juga banyak terkena refocusing. Pihaknya mengaku, sejauh ini telah berusaha melakukan pengusulan bantuan bagi nelayan baik kepada pemerintah Kabupaten Bangkalan maupun pemerintah pusat. Namun, usulan tersebut nihil bantuan.

“Lessoh (Lelah, red) yang mau minta terus, ujung-ujungnya tidak ada,” katanya.

Tetapi, kendati demikian, Zaini (sapaan akrabnya) mengatakan, salah satu usulannya ada yang direspon oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun hingga saat ini masih dalam tahap verifikasi. Usulan bantuan tersebut yakni berupa 4 alat kepada 4 kelompok nelayan. Dia menerangkan, bantuan tersebut merupakan bantuan kepada kelompok usaha bersama (KUB) nelayan.

“Tanjung bumi, Bangkalan ada 2 dan Bancaran, bantuan itu berupa alat tangkap ikan, freezer, sepeda motor roda tiga dan usaha di bidang kelautan,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Rokib meminta agar bantuan tersebut sebaiknya diusulkan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah KUB. Dia mengatakan, agar bantuan tersebut bisa dirasakan oleh semua nelayan di Bangkalan.

“Sebaiknya semua KUB yang diusulkan. Jangan hanya 4 saja, biar merata, biar semua bisa memanfaatkan bantuan,” paparnya.

Sejauh ini, jika memang ada tidak ada bantuan lebih, dia masih memaklumi sebab anggaran terdampak refocusing. Tetapi, jika keuangan sudah normal kembali, dia meminta, agar bantuan diberikan secara menyeluruh kepada semua nelayan di Bangkalan.

“Jadi bantuan juga ikut tersendat. Kami harapannya bantuan jangan diberikan pada kelompok tertentu, tapi semua KUB nelayan,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed