oleh

Hanya Dibentuk, Sentra Industri Tidak Diberi Bantuan

Kabarmadura.id/Sumenep-Sejak tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah membentuk beberapa titik sentra industri, namun sejauh ini terkesan diabaikan karena belum diberikan bantuan stimulan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Sumenep, Muhammad Halil Rasihan mengakui, bahwa sudah ada tiga titik yang menjadi sentra perindustrian sejak tahun 2019. Namun belum satupun dari sentra itu yang diberikan bantuan.

“Kalau bantuan selama ini masih belum, baik berupa alat penunjang maupun bantuan-bantuan lainnya, tapi kalau pembinaan kami sering melakukannya,” katanya, kemarin.

Tiga sentra yang diharapkan menjadi penunjang perekonomian masyarakat, diantaranya adalah sentra peralatan alat-alat dapur di Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. Kedua, sentra ukiran di Desa Tenonan, Kecamatan Manding, dan sentra ukiran di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan.

Sementara untuk jumlah yang direncanakan pada tahun 2021 ada sekitar enam sentra, di antaranya adalah sentra keris, kerajinan tangan, logam, kerupuk, dan bambu. Untuk pemetaan dan pengembangan sentra perindustrian itu, ia mengaku pernah menganggarkan Rp100 juta lebih.

“Tapi memang selama ini sentra yang sudah terbentuk pun masih belum mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Halili menambahkan, untuk tahun anggaran 2021 pihaknya sudah mencanangkan beberapa bantuan, hal itu berdasarkan pengajuan yang dibutuhkan sentra, misalnya sentra ukir dan perabotan dapur.

“Insyaallah kalau tahun depan mereka dapat, ada yang oven kayu termasuk bantuan alat juga, sehingga kalau sudah ada bantuan, kami bisa menuntut kemajuan kepada mereka, kan sudah dibantu jadi harus ada perkembangan,” pungkasnya. (ara/ong)

Komentar

News Feed