Hanya Lima dari 986 PAUD di Pamekasan yang Lolos Sekolah Penggerak

Pendidikan191 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-zKepala Seksi (Kasi) Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Taufik Hidayat mengatakan, dari 986 hanya ada 5 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang lolos sebagai sekolah penggerak.

Menurutnya, minimnya sekolah penggerak di lingkungan PAUD itu dikarenakan terbatasnya kuota yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sehingga berpengaruh terhadap capaian realisasinya. Padahal, kata dia, antusias lembaga PAUD dalam mengikuti program sekolah penggerak itu cukup tinggi. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Kuota dari Kemendikbud memang sedikit. Untuk seluruh wilayah saja kuotanya  kurang lebih 3.000-an lembaga di semua jenjang. PAUD paling sedikit dibanding jenjang pendidikan lainnya,” katanya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  STAIFA Pamekasan Gelar Wisuda Perdana 

“Mengaca pada kuota nasional, saya rasa lolosnya 5 PAUD bukan suatu hal yang buruk juga, karena kuotanya memang terbatas. Kemarin saja, yang daftar ada 97 lembaga, yang lolos cuma 5,” imbuhnya. 

Taufik mengungkapkan, pihaknya menargetkan dari 13 kecamatan ada PAUD yang sudah lolos sebagai sekolah penggerak. Dengan begitu, bisa menjadi motivasi dan rujukan bagi beberapa lembaga lain di wilayah itu. 

Selain ada 5 lembaga yang dinyatakan lolos sebagai sekolah penggerak, lanjut Taufik, juga ada 2 lembaga PAUD sebagai cadangan. Dua lembaga tersebut nantinya bisa langsung lolos sebagai sekolah penggerak, karena sudah memenuhi persyaratan. 

Baca Juga:  PSDKU Polinema Akan Tambah Tiga Prodi  Sesuai Potensi Pembangunan di Madura

“Yang dua ini karena tidak kebagian kuota saja. Jadi dijadikan cadangan. Untuk penyeleksian selanjutnya, 2 lembaga ini bisa lolos sebagai sekolah penggerak,” ujar dia. 

Adapun 5 satuan pendidikan yang lolos sebagai sekolah penggerak adalah TK PKK Mapper, TKIT Al-Ibroh, TKS Al Azhar, TKS Dharma Wanita Bajang, dan TKS Q Al Ihsan. Sedangkan 2 lembaga cadangan yang dimaksud adalah TKIT Multazam dan TK Alquraisiyah.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Moh. Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *