Hanya Miliki 3 Pokdarwis, Pemkab Perlu Berkreasi untuk Kembangkan Objek Wisata

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MINIM PENGUNJUNG: Sejumlah wisatawan lokal sedang bersantai di salah objek wisata di Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan hingga saat ini hanya mengelola tiga destinasi wisata alam. Tiga objek wisata tersebut yaitu Pantai Jumiang di Desa Tanjung Kecamatan Pademawu. Pantai Talang Siring di Desa Montok Kecamatan Larangan dan Wisata Mangrove di Desa Lembung Kecamatan Galis.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Poni Indrayani mengatakan, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Pamekasan hanya berdiri di tiga desa tersebut. Menurutnya, tidak ada Pokdarwis di desa lain.

Bacaan Lainnya

Poni menyebutkan, pembentukan Pokdarwis merupakan kewenangan pemerintah desa. Namun, pihaknya wajib mengetahui pembentukan Pokdarwis. Karena hanya Desa Tanjung, Montok, dan Lembung yang memiliki wisata dan bekerja sama dengan Pemkab Pamekasan. Pihaknya mengklaim hanya tiga desa tersebut yang memiliki Pokdarwis.

“Hanya tiga desa itu,” ucap Poni.

Kendati begitu, dia mengaku telah berusaha untuk membujuk pemerintah desa agar mau bekerja sama dengan Pemkab Pamekasan dalam hal pengelolaan tempat wisata. Namun menurutnya, beberapa desa masih enggan diajak kerja sama.

Pihaknya saat ini tengah membangun komunikasi dengan Pemerintah Desa Kertagenah Tengah agar dapat mengelola wisata Bukit Kehi bersama Pemkab Pamekasan. Karena dengan bekerja sama dengan pemkab, selain bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) juga dapat membantu pengembangan objek wisata.

“Banyak wisata di Pamekasan ini, tapi yang kerja sama dengan kami hanya tiga itu,” ungkap Poni.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah meminta agar dinas terkait terus melakukan kreasi agar mampu menarik minat pemilik wisata swasta di Pamekasan. Bahkan menurutnya, penting juga untuk menarik investor dari luar daerah.

“Kita bisa yakinkan mereka, bahkan kalau perlu lakukan penelitian ilmiah, agar mereka paham dan yakin,” ucap politisi Partai Nasdem itu. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *