Hanya Peroleh  Rp400 Juta,  PAD Pasar di Sumenep Belum Capai Target

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) SANGAT SEDIKIT: Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar masih 30 persen dari target pencapaian.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar belum memenuhi target. Saat ini, capaiannya masih sebesar Rp400 juta dari target Rp1,6 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Ardiansyah Ali Shocibi mengakui, bahwa capaian PAD sangat minim, dari target PAD saat ini masih 30 persen capaiannya..

Bacaan Lainnya

“Mohon pengertiannya, para pedagang tetap berkontribusi atau intens bayar retribusi pasar,” katanya, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, tidak tercapainya PAD di sektor pasar karena pembayaran retribusi tidak maksimal. “Kami masih berusaha untuk pencapaian PAD semakin meningkat secara drastis,” tukasnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengungkapkan, minimnya pencapaian PAD pasar merupakan kegagalan OPD terkait. Menurutnya, dinas terkait mesti mencari terobosan baru ketika akan terjadi kemerosotan.

Sebab menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, melesetnya PAD dari target bukan terjadi secara alamiah, melainkan karena dinas tidak kreatif dan maksimal dalam berusaha. “Jangan menyalahkan siapa-siapa,” tegasnya.

Sepanjang tahun 2020, pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir pasar hanya sebesar Rp 39 juta. Legislator menduga ada kebocoran di sektor tersebut.  “Dalam waktu dekat kami akan evaluasi kinerja OPD, utamanya Disperindag Sumenep,” ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *