Hapus Puluhan Calon PI di Pamekasan

News96 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan sudah menuntaskan tahapan calon penerima insentif (PI) bulanan pendidik dan tenaga kependidikan. Namun dari peserta yang diverifikasi terdapat puluhan calon penerima yang tidak lolos. Sebab tidak memenuhi kualifikasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini melalui Kepala Seksi (Kasi) Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Fadlillah mengatakan, kuota insentif pendidik dan tenaga pendidikan tahun ini 1.446 guru.

Rinciannya, 450 guru kelas, 95 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), 185 guru Pendidikan Agama Islam (PAI), 250 penjaga sekolah dan 446 operator. Sedangkan untuk jumlah guru yang diverifikasi mencapai 1.527 guru.

Rinciannya, 585 guru kelas, 93 guru PJOK, 188 guru PAI, 261 guru PAI dan 400 operator. Hasil verifikasi sebanyak 1.173 guru. Rinciannya, 460 guru kelas, 87 guru PJOK, 162 guru PAI, 254 penjaga sekolah dan 210 operator.

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Tingkatkan Pengetahuan Baca Kitab melalui TOT

“Kendala tidak dimasukan sebagai penerima, karena ijazahnya tidak sesuai dengan pelajaran yang diampu, belum masuk data pokok pendidikan (dapodik),” ujarnya, Kamis (16/2/2023).

Dia menjelaskan, untuk proses saat ini masih menunggu penetapan sebagai penerima. Namun untuk nominal insentifnya sebesar Rp600 ribu setiap bulan kepada setiap rekening penerima.

Sedangkan untuk sasaran penerimanya hanya fokus pada sekolah yang berada di bawah naungan pengawasan instansinya. “Kami targetkan bulan 3 sudah mengalir honornya kepada masing-masing penerima,” jelasnya.

Ditegaskan, kualifikasi sebagai penerima insentif berbeda dari setiap penerima. Jika guru kelas ijazah S1-nya harus lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan harus terdaftar di dapodik, khusus PAI dan PJOK harus sesuai jurusannya.

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Sebut Target Sekolah Penggerak Belum Ditentukan

Sedangkan untuk operator sekolah tidak mengenal jurusan, tetapi kualifikasi pendidikannya harus S-1. “Untuk operator kami rencanakan diberikan 6 bulan, karena anggarannya terkena refocusing, kalau yang lainnya full setahu, apabila ada kelebihan anggaran dari penerima insentif lain, nanti bisa jadi ditambahkan untuk operator,” tegasnya.

Kuota, Verifikasi dan Hasil Verifikasi Penerima Insentif

  • Kuota
    • 450 guru kelas
    • 95 guru PJOK
    • 185 guru PAI
    • 250 penjaga sekolah
    • 446 operator sekolah
      • Total
        • 446 guru
      • Verifikasi
        • 585 guru kelas
        • 93 guru PJOK
        • 188 guru PAI
        • 261 penjaga sekolah
        • 400 operator
          • Total
            • 527 guru
          • Hasil verifikasi
            • 460 guru kelas
            • 87 guru PJOK
            • 162 guru PAI
            • 254 penjaga sekolah
            • 210 operator sekolah
              • Total
                • 173 guru

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktor: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *