Harapan BPRS Sumenep di Hari BPRS Indonesia

  • Whatsapp
HAIRIL FAJAR: Plt Dirut BPRS Sumenep

KABARMADURA.ID, SUMENEP-17 Ramadan pada 29 April 2021 ini merupakan tanggal istimewa bagi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Sumekar, karena bertepatan dengan hari BPRS Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) BPRS Sumenep Hairil Fajar mengatakan, dengan tambahan usia, maka akan menjadi pecutan semangat untuk lebih banyak berkontribusi dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga BPRS diharapkan semakin produktif, sehat dan berdaya saing.

“Apalagi memang kepercayaan masyarakat dalam menyimpan uang di BPRS meningkat, pada tahun ini Rp600 miliar, ini merupakan BUMD paling sehat. Nomor satu di Sumenep, dan nomor dua, jika dihimpun dengan bank lain” kata pria yang dikenal berwatak kalem itu, Kamis (29/4/2021).

Harapan positif terus dikobarkan, apalagi BPRS yang menargetkan membuka layanan di setiap kecamatan. Terlebih di kepulauan. Hasilnya bisa disaksikan bersama, seluruh kecamatan sudah dipastikan akan hadirnya salah satu bank yang memang menyajikan kemudahan kepada masyarakat itu.

“Kalau hitungannya hanya keuntungan, ngapain buka di kepulauan yang aktivitas masyarakat terkadang terbatas, tapi setelah dibuka respon masyarakat sangat positif dan antusias. Kesan saya supaya BPRS terus meningkatkan pelayanan prima,” imbuhnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Divisi Bisnis BPRS Bhakti Sumekar itu sering mempresentasikan beberapa capaian Bank BPRS, di antaranya aset yang dimiliki sampai saat ini adalah meningkat hingga 100 persen. Artinya capaian itu merupakan hasil kerja keras dan sinergitas di seluruh elemen internal BPRS dan respon positif dari masyarakat.

Menurut dia, sejak BPRS didirikan pada 16 September 2002 dengan bentuk perseroan terbatas (PT), kemudian dalam perkembangannya berubah status menjadi BUMD melalui tahapan yang panjang dan dinamika yang beragam pula.

Sehingga pada peringatan Hari BPRS Indonesia dengan tema Membangun Kebangkitan Ekonomi Umat Melalui Semangat Optimisme dan Ukhuwah BPRS seluruh Indonesia, juga menjadikan ajang pendewasaan BUMD, sehingga puncaknya keberadaannya benar-benar menjadi penunjang kesejahteraan masyarakat.

“Ini tanpa konsistensi dari seluruh elemen tidak mungkin bisa tercapai. Dengan bahu membahu kita tumbuh menjadi kuat dan membantu mewujudkan kesejahteraan di seluruh wilayah di Indonesia,” pungkas Hairil Fajar. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *