Harga Beras Naik Akibat Stok Terbatas, Disperindag Pamekasan Janji Realisasikan Operasi Pasar 

News20 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dari 13 kecamatan di Pamekasan, penurunan harga beras medium dan premium hanya terjadi di satu kecamatan. Yakni di Kecamatan Waru. Hal tersebut diungkapkan Staf Bidang Perindustrian dan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Rifaus Silvano, Selasa (5/12/2023).

Menurutnya, penurunan beras di Kecamatan Waru diketahui berdasar hasil pemantauan dan pendataan di lapangan. Beberapa bulan sebelumnya, harga beras premium Rp11.800 per kg. Saat ini turun menjadi Rp11.500 per kg. Sedangkan harga beras premium dari Rp13.500 per kg saat ini Rp13.000 per kg. 

“Meski penurunannya sedikit, paling tidak ada penurunan. Itu pun hanya terjadi di satu kecamatan, yakni di Kecamatan Waru,” ujarnya kepada Kabar Madura. 

Baca Juga:  Akademi Ajak Pemuda di Pamekasan Jadi Pemilih Cerdas dan Berintegritas

Pihaknya menuturkan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga beras. Salah satunya, ketersediaan atau stok beras dari daerah jawa belum stabil.l, sistem distribusi bergantung pada situasi dan kondisi. Apabila faktor tersebut berubah, kemungkinan harga beras akan mengalami penurunan atau bisa sebaliknya. 

“Kalau di Pasar Kolpajung khusus dua jenis beras ini kisaran Rp11.400 per kg hingga Rp13.500 per kg,” tuturnya. 

Sebagai antisipasi kenaikan beras, instansinya akan mengagendakan operasi pasar. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di setiap pasar wilayah Pamekasan. Saat ini masih mempersiapkan rapat koordinasi mengenai kepastian harga untuk kegiatan operasi pasar. Bahkan khusus saat ini  fokus terhadap kajian harga cabai di sejumlah pasar. 

Baca Juga:  Disperindag Pamekasan Rencanakan SIHT Bisa Tampung 12 Perusahaan Rokok

“Artinya, kami akan berupaya seoptimal mungkin untuk menstabilkan harga beras, karena bahan ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” paparnya. 

Sementara itu, salah satu penjual beras di Pasar Kolpajung Devi Ainur Karomah mengaku, harga beras di pasar belum mengalami penurunan. Padahal masyarakat sangat berharap agar harga kebutuhan pokok tersebut turun. Secara umum, kenaikan beras cukup berdampak terhadap perekonomian masyarakat. 

“Kalau bagi kami selaku penjual memang tidak begitu terasa, pasti mengambil keuntungan, tapi bagi masyarakat umum kenaikan beras ini cukup berdampak,” responnya. 

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *