Harga Buah Melonjak, Disdag Bangkalan Anggap Wajar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MELONJAK: Harga komoditas buah di sejumlah pasar di Bangkalan mengalami kenaikan.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Dinas Perdagangan (Disdag) melakukan pengawasan stabilitas harga bahan pokok di tiga pasar: Pasar Senenan, Pasar Ki Lemah Duwur, dan Pasar Bancaran pada Senin (18/10/2021).

Salah satu pedagang buah di Pasar Bancaran Wasi’ah menyampaikan, bahwa sejumlah komoditas buah seperti jeruk, manggis, klengkeng, dan anggur naik. Rata-rata kenaikan hingga Rp10 ribu sampai 15 ribu. “Saya saja biasanya beli 1 kg manggis Rp15 ribu, sekarang Rp25 ribu,” katanya.

Sedangkan klengkeng, yang semula per kg harganya Rp30 ribu, saat ini mencapai Rp45 ribu per kg.  “Memang biasanya seperti ini, karena itu sudah jadi kebiasaan di Madura, jadi banyak dimanfaatkan pedagang,” ulasnya.

Perempuan berusia 32 tahun itu menyampaikan, kenaikan buah-buahan menjelang Maulid Nabi sangat tinggi. Padahal menurutnya, sebelumnya hanya kisaran Rp7 ribu hingga Rp8 ribu per kg.

“Tahun ini sepertinya lebih banyak kenaikannya, mungkin karena pandemi sudah melandai,” terangnya.

Menurutnya, akan normal apabila ada pemantauan langsung dari dinas terkait. Sedangkan Kasi Pengendalian Harga Pasar Disperindag Bangkalan Fitria Maulidia menjelaskan, bahwa pihaknya tidak melakukan pemantauan harga buah di pasar, sebab wewenang pengawasannya hanya terbatas pada bahan makanan pokok. “Kalau bahan makanan pokok iya, dan kami sudah pastikan tak ada kenaikan, malah banyak yang turun,” sebutnya.

Perempuan yang biasa disapa Pipit itu menegaskan, kenaikan harga buah di bulan Maulid merupakan suatu hal yang wajar. Sebab menurutnya, komoditas buah persediaannya sedikit. “Itu sudah biasa, karena kebutuhan warga banyak, sedangkan persediaannya sedikit,” tutupnya.

 

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *