oleh

Harlah NU ke-98, PCNU Sumenep Tegaskan Mempertahankan NU yang Mandiri

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98, Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep sekaligus melantik Pengurus Cabang (PC) Sumenep masa khidmat 2020-2025, Senin (1/3/2021). Kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam Karangcempaka.

Ketua PCNU Sumenep KH A Panji Taufiq dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dalam harlah yang dikemas dengan tema Menyongsong Satu Abad Meneladani Muassis tersebut, kemandirian NU itu diharapkan lebih terasa, utamanya nilai kemanfaatannya kepada masyarakat secara luas.

“Salah satu potret kemandirian NU itu misalnya, warga NU di Sumenep patungan membebaskan lahan untuk pembangunan rumah sakit NU, semua sudah rampung tinggal menunggu proses pembangunannya,” katanya, Senin (1/3/2021).

Kiai Panjdi melanjutkan, kebiasaan mandiri itu memang sudah dicontohkan oleh muassis NU terdahulu. Artinya, mengabdi melalui NU memang tidak segan-segan mengeluarkan dana dari kantong pribadi.

Termasuk dalam bersinergi dengan pemerintah, NU sangat berperan dan berkolaborasi untuk kepentingan dan kemandirian, sehingga pumcaknya masyarakat bisa sejahtera.

“Untuk minta bantuan kepada pemerintah, NU tidak akan pernah melakukan itu, tapi bergandeng tangan demi sebuah kemajuan mulai pembangunan dan yang lain-lain NU selalu siap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumenep Ach Fauzi juga turut hadir dan menyampaikan keinginan dan harapan NU sesuai dengan visi misi pemerintah, yaitu memperjuangan kemandirian ekonomi masyarakat.

Apalagi NU merupakan organisasi paling getol mengampanyekan wajah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Sehingga persoalan teologis, ritual, dan menperjuangkan nilai-nilai kemanusian sudah tidak dapat diragugan lagi.

“Kami berharap tetap menjadi garda terdepan dalam membela NKRI, menu-menu yang diinginkan NU selaras dengan keinginan kami, tinggal saling bahu membahu, saling merangkul untuk membangun kekuatan agar tercapai semua cita-cita,” papar Fauzi.

Sementara itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar yang juga hadir dan dipercaya mangambil sumpah pengurus, juga berharap, pasca pelantikan, tertuang semangat baru dalam memperjuankan NU. Pembuktiannya, adalah dengan tersampaikan target-target kinerja yang sudah direncanakan

“Harus ada harokah atau perjuangan, dan semakin semangat membangun kekuatan spritual kita,” ungkapnya.

Selain dihadiri oleh seluruh kader NU hingga tingkat ranting, hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Ahsanul Haq, KH Ramdan Siraj, dan seluruh pengurus hingga tingkat ranting. (ara/waw)

 

Komentar

News Feed