Harus Ada Pemberitahuan Dini! GM Madura United: Liga 1 Bukan Laga Tarkam


Harus Ada Pemberitahuan Dini! GM Madura United: Liga 1 Bukan Laga Tarkam
(KM/ALIFFAIQ RADITO ) PERMINTAAN: Madura United menyentil PSSI dan PT LIB agar memberi pemberitahuan kepada klub terkait kompetisi melalui surat resmi.

KABARMADURA.ID | Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) hanya berbicara lantang ke publik melalui media sosial (medsos) terkait rencana bergulirnya kembali Liga 1 2022-2023.

Namun, federasi dan operator kompetisi itu belum memberikan pemberitahuan secara resmi dengan bersurat ke 18 kontestan, termasuk Madura United.

Surat terakhir PSSI kepada semua klub Liga 1 terkait kompetisi ialah tertanggal 4 Oktober 2022. Dalam surat bernomor 4114/UDN/2630/X-2022 tersebut menyatakan kompetisi dihentikan hingga batas waktu yang akan disampaikan kemudian. Hal itu menunjukkan tidak adanya deadline pasti terkait kepastian kompetisi.

Selaras dengan surat terakhir PT LIB terkait kompetisi kepada 18 klub Liga 1. Surat dengan nomor 591/LIB-KOM/X/2022 itu juga menyampaikan kompetisi ditunda dan kelanjutan kompetisi akan menanti kepastian dari pemerintah.

Namun, PSSI dan PT LIB belum memberikan pemberitahuan susulan terhadap klub terkait rencananya untuk memutar kompetisi 2 Desember mendatang dengan bersurat kepada masing-masing klub.

General Manager (GM) Madura United Umar Wachdin menegaskan, seharusnya PSSI dan PT LIB memberitahu klub secara resmi melalui surat. Bahkan, dia menegaskan, waktu yang tepat minimal satu bukan sebelum pelaksanaan.

“Jika mau memutar kompetisi kembali. Idealnya mereka melakukan pemberitahuan lebih awal. Setidaknya sebulan sebelum pelaksanaan.

Dijelaskannya, permintaan tersebut tidak terlepas dari Liga 1 2022-2023 merupakan kompetisi profesional yang perlu dikelola dan dijalankan secara profesional. Salah satunya tertib administrasi.

Pria asal Pamekasan tersebut menegaskan, Liga 1 bukan laga tarkam. Sehingga, pihaknya meminta agar kondisi dan persiapan klub juga dipikirkan.

“Karena ini liga profesional, bukan liga tarkam. Jadi, klub-klub juga butuh mempersiapkan segala hal, bukan tiba-tiba klub diminta ikut acara mereka tanpa mereka mau mengerti kendala dan kesulitan yang akan dihadapi klub,” imbuhnya.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky