Harus Jalani Penentuan Hingga Akhir

  • Whatsapp
BELUM AMAN: Koleksi 4 poin yang didapatkan Madura United, hingga kini masih sangat rawan. Satu-satunya peluang untuk bisa lolos adalah harus memenangi pertandingan melawan Borneo FC.   

Kabarmadura.id-Langkah Madura United untuk bisa melaju ke babak 8 besar Piala Presiden 2019, masih harus ditentukan hingga pertandingan terkahir grup D. Itu terjadi, lantaran pada pertandingan kedua, Madura United harus rela berbagi angka dengan Persija Jakarta.

Hasil tersebut juga menjadikan  persaingan di grup D makin memanas. Sebab, selain Madura United, juga terdapat Persija Jakarta dan PSS Sleman yang masih berpeluang untuk lolos.

Berdasar regulasi Piala Presiden, dari 20 tim peserta, dibagi dalam 5 grup. Masing-masing juara grup, secara otomatis lolos ke babak 8 besar, ditambah 3 runner up terbaik dari 5 grup tersebut. Koleksi 4 poin yang didapatkan Madura United, hingga kini masih sangat rawan. Satu-satunya peluang untuk bisa lolos adalah harus memenangi pertandingan melawan Borneo FC.

“Kami memiliki banyak waktu ke depan untuk  menata  tim sebelum pertadingan melawan Borneo FC nanti.  Kami harus memaksimalkan dengan baik untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik pada pertandingan nanti,” Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic.

Soal pemain yang tidak bermain karena ada di timnas dan akumulasi kartu, bagi Dejan, tidak masalah, karena banyak pilihan pemain lain yang siap untuk dimainkan. Namun diakuinya, pertandingan terkahir grup D memiliki arti penting bagi Madura United sehingga harus dipersiapkan dengan  maksimal.

“Grup di sini, harus diakui sebagai grup terberat dari 5 grup yang ada.  Kami harus berupaya untuk lolos ke babak selanjutnya dan semua pemain sama tekadnya, lolos ke babak selanjutnya,” imbuh Dejan.

Secara matematis, Madura United memang harus memenangi pertandingan melawan Borneo FC untuk bisa  lolos ke babak selanjutnya. Jika itu tercapai, Madura United akan mengemas 7 poin.

Sementara di pertandingan lainnya yang mempertemukan PSS Sleman dengan Persija, pemenang dari pertandingan tersebut juga dipastikan akan lolos ke babak berikutnya.  Namun, jika kedua tim bermain imbang, sementara Madura United juga hanya mampu bermain imbang atas Borneo FC, sudah dipastikan Madura United gagal melaju ke babak 8 besar.

Sementara itu, siapapun tim lolos ke babak 8 besar nantinya, mereka masih akan menjalani drawing untuk menentukan calon lawan. Dari hasil drawing tersebut, pelaksanaan pertandingan di babak 8 besar akan digelar dengan sistem gugur dan single match.

“Berdasar regulasi, tuan rumah di babak 8 besar nanti adalah tim yang memiliki poin terbesar,” ulas Haruna Soemitro Manajer Madura United. (bri/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *