Hasil Akreditasi Madrasah Tersendat Proses Visitasi

  • Whatsapp
BURAM: Hasil akreditasi madrasah tahun 2018 di Kabupaten Sampang hingga kini belum keluar.

Kabarmadura.id – Pendaftaran akreditasi madrasah tahun 2018 di Kabupaten Sampang telah berakhir pada 23 Juni lalu. Namun, hingga kini Badan Akreditasi Nasional (BAN) belum melansir nama-nama madrasah yang diakreditasi.

Merujuk pada data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, kuota akreditasi yang disodorkan oleh BAN di tahun ini sebanyak 363 lembaga. Itu meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta dan negeri sebanyak 229 lembaga, Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta dan negeri 104 lembaga, dan Madrasah Aliyah (MA) swasta dan negeri berjumlah 30 lembaga.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang Mawardi mengatakan, semua sekolah madrasah sudah mendaftar akreditasi sesuai kuota yang ditentukan. Sedangkan proses pendaftaran dilakukan secara online oleh masing-masing lembaga yang mendapatkan kuota akreditasi, akreditasi ulang, perpanjangan dan akreditasi madrasah baru.

Menurut Mawardi, hasil akreditasi hingga saat ini belum diketahui. Sebab, proses visitasi lembaga yang dilakukan oleh BAN Provinsi Jawa Timur belum tuntas.

”Sampai saat ini, hasil akreditasi belum keluar, karena masih ada sekitar 35 lembaga belum dilakukan visitasi oleh BAN,” katanya, Senin (1/10).

Dia menjelaskan, untuk mendaftar akreditasi harus berdasarkan kuota yang ditentukan oleh BAN provinsi jawa timur. Setiap madrasah wajib mendaftar secara mandiri melalui aplikasi yang tersedia, yakni daftar Isian Akreditasi (DIA).

“Sekolah untuk bisa lulus dan layak mendapat akreditasi harus memiliki nilai minimal 86 poin,” timpal Mawardi.

Pihaknya memastikan, sekolah yang tidak melakukan atau belum mendapat kuota akreditasi, maka sekolah tersebut tidak bisa menjadi penyelenggara ujian nasional dan harus bergabung dengan sekolah lainnya.

Menurutnya, secara umum sekolah yang tidak mendapatkan akreditasi, karena tidak memenuhi indikator penilaian, seperti ketersedian sarana prasara dan keaktifan sekolah serta jumlah guru sarjana dan lainnya.

”Kami berharap sekolah yang mendaftar akreditasi tahun ini lulus semua. Karena semua sekolah yang mendaftar sudah memenuhi persyaratan,” pungkasnya. (sub/sam/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *