Hasil ANBK Madrasah di Sampang Masih Menunggu Pengumuman Kemenag RI

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) MENUNGGU PENGUMUMAN KEMENAG: Hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk semua jenjang pendidikan madrasah di Sampang masih belum keluar.

KABARMADURA.ID | SAMPANG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang menyebutkan, pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk semua jenjang pendidikan madrasah telah tuntas. Namun, hasilnya belum keluar, sebab masih menunggu pengumuman dari Kemenag pusat. 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kemenag Sampang Mawardi menjelaskan, peserta didik yang mengikuti ANBK itu dipilih secara acak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

Ia menyampaikan, untuk jenjang madrasah ibtidaiyah (MI), terdapat  3.260 siswa dari 448 lembaga yang mengikuti ANBK tahun ini, madrasah tsanawiyah (MTs) ada 2.758 siswa dari 216 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) ada 2.249 siswa dari 101 lembaga. Siswa yang mengikuti  ANBK itu merupakan perwakilan siswa kelas akhir yang dipilih secara acak.

“Kalau pelaksanaan ANBK madrasah sudah selesai, ada sebanyak  8.267 siswa dari semua jenjang pendidikan yang ikut ujian pemetaan ini, tapi hasilnya belum keluar,” ujar Mawardi, Selasa (12/10/2021).

Ia juga menguraikan, tujuan ANBK itu pada dasarnya untuk pemetaan kualitas pendidikan secara nasional, bukan dalam rangka untuk penilaian personal ataupun guru di madrasah. Sehingga, nanti bisa ketahuan arah pendidikan madrasah di Sampang lebih cenderung pada akademik atau pengembangan life skill serta lainnya.

“Hasil ANBK ini bukan berupa nilai, tapi pemetaan. Semisal, untuk kawasan perkotaan, kualitas pendidikan mayoritas lebih cenderung pada akademik, sedangkan untuk wilayah pedesaan bisa jadi lebih cenderung pada skill dan semacamnya,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Sampang Teguh Suparyanto menerangkan, materi ANBK meliputi literasi, yakni soal-soal cerita yang berisi tentang berbagai masalah yang dihadapi siswa di sekolah. Ada juga materi numerasi, yaitu soal cerita yang berisi tentang angka-angka. 

Selain itu. ada materi survei karakter, yaitu tentang kepribadian anak, meliputi sikap dan semacamnya. Ada lagi materi survei lingkungan belajar, yaitu situasi dan kondisi guru dalam memperlakukan siswa dan ketersediaan sarana prasarana sekolah. 

“Kalau hasil ANBK ini kami belum tahu juga, karena sampai saat ini, kami juga masih menunggu pengumuman dari Disdik dan Kementerian terkait,” singkatnya.

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *