oleh

Hasil Operasi Patuh Semeru, Polres Temukan 14 Kasus 

Kabarmadura.id/Sumenep-Berdasarkan hasil rekapitulasi operasi Patuh Semeru tangga 1-17 Juli tahun 2020, Polres Sumenep menemukan sedikitnya 14 kasus, didominasi oleh pencurian dengan pemberatan (curat) yang hal itu tidak ada kaitannya dengan persoalan mewabahnya Covid-19 di Sumenep.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Dhany Rahadian Basuki mengatakan, peristiwa yang berkaitan dengan tindakan pidana itu sedikitnya digolongkan ke dalam 5 jenis kasus yang terjadi di beberapa daerah di Kota Keris ini, di antaranya di Kecamatan Bluto, Pragaan, dan beberapa daerah lainnya.

“Untuk di Pragaan yang pencurian dapat mengantongi barang bukti berupa sepeda motor merk Yamaha Vega, Dusbook hp, dan topeng berwarna biru,” katanya, Senin (10/8/2020).

Sementara untuk mengurangi kekerasan atau kasus-kasus yang terjadi terutama maraknya pencurian, pihaknya tidak memerlukan evaluasi khusus. Pihaknya hanya meminta agar masyarakat tetap waspada dan mawas diri untuk mencegah datangnya kekerasan dari para pelaku kejahatan.

Sebab kejahatan terkadang sering dilakukan karena adanya kesempatan, dan pihaknya menegaskan tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi mewabahnya Covid-19 di Sumenep. Apalagi menurutnya, meskipun sebelum Covid-19 tindak pidana khusus pada pencurian memang kerap terjadi.

“Tidak ada peningkatan, artinya tidak ada pengaruhnya Covid-19 terhadap masyarakat melakukan pencurian. Meskipun secara ekonomi masyarakat terdampak, tapi jumlah kasus tetap sama dengan sebelumnya,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, pencurian dengan kekerasan (curas) ada 2 kasus, curat ada 7, pencurian sepeda motor (curanmor) 2, senjata tajam (sajam) 1, senjata api (senpi/handak) ada 2 kasus artinya terhimpun ada sekitar 14 kasus. (ara/pai)

 

Komentar

News Feed