oleh

Hasil Rapid Test, Empat Anggota Legislatif Bangkalan Terinfeksi Covid-19

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Setelah dilakukan rapid test, Rabu (22/4/2020), empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan diduga terinfeksi Covid-19. Lantaran kevalidannya belum signifikan, selanjutnya, keempat wakil rakyat itu akan segera diuji swab polymerase chain reaction (PCR).

Namun sebelum itu dilakukan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangkalan telah mengarahkan mereka untuk melakukan isolasi. Keempatnya, kini sudah berada di Balai Diklat Bangkalan yang saat ini menjadi ruang isolasi bagi pasien yang terinfeksi Covid-19 maupun yang masih diduga terinfeksi.

Dalam kegiatan rapid test yang digelar  di gedung Banggar DPRD Bangkakan tersebut, diikuti 13 anggota legislatif, di antaranya 1 orang dari wakil ketua DPRD, 4 orang dari anggota Komisi A,  4 orang dari Komisi B, dan 3 orang dari Komisi D.

Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangkalan Agus Zain memastikan, keempat anggota legislatif yang diduga terinfeksi Covid-19 dari hasil rapit test tersebut langsung menjalani isolasi.

“Mereka melaksanakan isolasi selama 14 hari  di Balai Diklat dan akan segera diambil spesimen untuk dilakukan uji swab PCR ,” imbuhnya

Atas hasil tersebut, pihaknya akan melacak keluarga serta siapa pun yang pernah melakukan kontak langsung dengan keempat anggota legislatif tersebut. Kegiatan pelacakan akan dimulai Kamis (23/4/2020). Mereka juga diharuskan segera untuk menjalani rapid test.

“Bagi yang pernah melakukan kontak langsung dengan keempat anggota legislatif itu akan dilakukan rapid test,” terangnya.

Sebelumnya, rapid tes di gedung wakil rakyat itu belum dilakukan secara menyeluruh. Sebab, jumlah pegawai dan anggota DPRD Bangkalan mencapai 80 orang. Sehingga, pemeriksaan itu dibagi menjadi 2 hari.

Menurut Pj Sekretaris DPRD (Sekwan) Bangkalan Joko Supriyono, rapid test itu dilakukan karena pihaknya tidak ingin kecolongan ada legislator yang tertular Covid-19. Mengingat, saat ini banyak anggota legislatif yang sering bertemu dengan banyak orang untuk melaksanakan kegiatan dan pengawasan.

“Dengan pemeriksaan ini, seandainya ada yang terjangkit di lingkungan DPRD Bangkalan, agar segera diketahui dan tidak menularkan kepada orang lain,” katanya, Rabu (22/4/2020). (sae/ina/waw)

Komentar

News Feed