Hasilkan 400 Tabung Oksigen per Hari, Selalu Ludes Dipesan Agen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) INSPEKSI: Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino dan Kodim 0829 Letkol Inf S. Liwang saat meninjau pabrik oksigen di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Kamis (8/7/2021).

KABARMADURA.ID, SAMPANG/BANGKALAN-Terus bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, membuat ketersediaan tabung oksigen semakin menipis. Kondisi tersebut sempat mengkhawatirkan pihak rumah sakit.

Namun Direktur RSUD dr. Moh. Zyn Sampang, Agus Akhmadi menegaskan, dua pekan terakhir (akhir Juni dan awal Juli 2021) ini, ketersediaan oksigen masih aman. Namun, jika pasien Covid-19 bertambah terus akan mempercepat kurangnya persediaan tabung oksigen.

“Untuk sementara masih aman. Persediaan kami masih cukup. Semoga pasien tidak terus bertambah,” katanya.

Pembelian tabung oksigen yang sebelumnya diperkirakan cukup, yang terjadi ternyata di luar prediksi. Sehingga menurutnya, perlu tindakan secepatnya. Sebab, pembelian oksigen saat ini tidak mudah seperti sebelum wabah. Terlebih, hampir rumah sakit di Madura pembelian oksigen dalam jumlah tinggi. Sehingga keberadaan oksigen lebih sulit didapat.

“Kami merencanakan kerjasama dengan perusahaan oksigen, agar kami mudah mendapatkannya. Jika tidak, akan semakin sulit kalau kebutuhan semakin meningkat,” pungkas Agus.

Stok oksigen di salah satu perusahaan pembuatan oksigen di Bangkalan, Direktur CV Ragil Barep, habiskan 400 tabung dalam sehari. Jumlah tersebut juga merupakan kemampuan maksimalnya dalam memproduksi oksigen setiap hari.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino beserta Kodim 0829 Bangkalan 0829 Letkol Inf S. Liwang meninjau perusahaan tersebut, Kamis (8/7/2021). Tujuannya untuk mengetahui bahan dan kemampuannya memproduksi oksigen. Selain itu, untuk memastikan stoknya aman, agar semua pasien Covid-19 yang dirawat bisa terjamin mendapatkan oksigen yang cukup.

“Karena kebutuhannya memang sedang banyak, jadi tidak boleh sampai kekurangan,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino.

Dalam pemeriksaan itu, bahan yang digunakan perusahaan oksigen di Kecamatan Kamal, Bangkalan itu dipastikan aman dan layak digunakan untuk pasien. Bahkan disebut sudah sesuai dengan standar.

Sedangkan untuk daya produksi, juga disebut dalam kondisi yang prima. Dalam satu hari, bisa menghasilkan 400 sampai 500 tabung. Stok itu dinilai sudah cukup untuk kebutuhan. Harga yang dibanderol juga dipastikan tidak terlalu mahal, bahkan sesuai dengan harga normal. Yakni untuk tabung besar Rp50 ribu, dan untuk tabung kecil Rp40 ribu.

“Saya juga minta kepada direktur agar menjual untuk kebutuhan penting saja, tidak untuk lainnya,” imbuh kapolres yang baru bertugas di Bangkalan pada 17 Juni 2021 ini.

Direktur CV Ragil Barep M Hasan membenarkan bahwa permintaan oksigen meningkat signifikan. Dengan daya produksi 400 tabung per hari, langsung diambil agen dengan jumlah yang sama per hari.

“Jadi yang kami produksi dan permintaan ini setiap hari hampir sama,” ungkapnya.

Hasan juga menjelaskan bahwa pihaknya lebih banyak mendistribusikan ke agen di setiap kabupaten di Madura. Tetapi juga kadang menerima permintaan langsung dari rumah sakit.

“Distribusi kami memang ke agen, tapi memang baru 2 bulan ini permintaan melonjak naik,” tutur Hasan. (man/hel/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *