oleh

Herman Fernanda, Anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Gerindra

Kabarmadura.id/Bangkalan-Namanya Herman Fernanda. Perjalanan hidupnya tidak mulus. Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Alih-alih kuliah, ia justru menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). Kesemua itu tidak lantas membuatnya putus asa. Lemahnya ekonomi keluarga justru dijadikan cambuk untuk meraih kesuksesan.

BANGKALAN, MOH SAED

Herman Fernanda kini menjadi anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan periode 2019-2024, dari Partai Gerindra. Pria kelahiran Bangkalan, 9 September 1989 tersebut mulai menjalani pendidikan dasar pada tahun 1997 dan lulus pada tahun 2002. Setelah itu, ia menempuh pendidikan lanjutan pertamanya di sebuah pesantren di Jombang. Selepas itu, pendidikan menengah atasnya diperoleh dari SMAN 1 Modung, Bangkalan.

Setelah lulus dari dunia pendidikan Herman firnanda miliki kisah kelam di masa lalunya karena sempat menjadi TKI di Malaysia selama tiga tahun lamanya. Selama itu, ia selalu bergelut di dalam dunia kesengsaraan menjadi kuli bangunan untuk mengadu nasib  di negeri seberang.

Namun, keterbatasan ekonomi tak membuat dirinya takut. Pengalaman hidupnya justru menjadi  memotivasi bagi hidupnya, bahwa tidak ada yang tidak mungkin apabila mempunyai tekad dan kemauan yang kuat.

Selepas menjadi TKI, Herman aktif di kehidupan sosial yang ditunjukkannya melalui kecintaanya terhadap budaya Madura, yakni Kerapan Sapi. Pria bertubuh tinggi dan berwajah tampan tersebut selalu aktif di kehidupan masyarakat, tentunya membawa salah satu hoby yang dicintai yaitu Karapan Sapi Madura.

Tidak  hanya itu, pria yang berlatar belakang santri tersebut tidak pernah  melupakan status kesantriannya. Hal dibuktikan dengan kedekatannya dengan para ulama dan aktif di pengajian setiap minggunya. Selain dekat dengan ulama, beliau juga senang  berbaur dengan masyarakat dari berbagai kalangan. Karena itulah ia diminta oleh masyarakat untuk mencalonkan diri menjadi anggota legislatif dari Partai Gerindra Dapil 2 meliputi, Geger, Kelampis dan Sepuluh. Berkat kedekatannya kepada masyarakat dan semua kalangan, baik dari golongan kiai maupun tokoh masyarakat (blater), ia akhirnya terpilih sebagai DPRD Bangkalan periode 2019-2024.

Namun, meskipun dia sukses menjadi anggota dewan, tak membuat Herman mengubah sedikit pun sikap dan jiwa sosialnya terhadap masyarakat kecil. Dirinya tetap aktif membantu masyarakat dan selalu berbaur di semua kalangan.  Bahkan, di kalangan legislatif, Herman selalu memperhatikan akhlak terhadap sesamanya.  Herman beranggapan, jabatan yang didudukinya merupakan amanah dari masyarakat yang harus dilaksanakan untuk kesejahteraan rakyat Bangkalan. (pai)

Pesan dari guru dan orang tuanya selalu dijunjung tinggi. Pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi tujuan utamanya. “Setinggi apapun capaian yang saya peroleh, semuanya tak luput dari dukungan guru, keluarga, kerabat. Yaang membuat saya tak bisa melupakan latar belakang saya. Hidup ini cuman satu kali bukan seberapa banyak harta yang saya punya yang akan dikenang. Tetapi apa yang saya perbuat dan yang saya berikan pada masyarakat yang akan terus menjadi amal jariyah,” ucap politis Gerindra tersebut. (Km50)

Komentar

News Feed