oleh

HGN 2019, Disdik Sumenep Gelar Pameran Karya Guru

Kabarmadura.id/Sumenep-Puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep menggelar pameran hasil kreativitas para guru dan siswa di bawah binaannya.

Pameran yang akan digelar di sepanjang jalan Keraton sampai Taman Bunga (Adipura) itu, berlangsung sejak Senin, 2 Desember sampai 4 Desember 2019 dengan jumlah 40 stan pameran.

Kepala Disdik Sumenep Bambang Irianto menjelaskan, pameran bertema inovasi dan literasi itu, sebagai ajang untuk memamerkan karya-karya guru sendiri dan karya dari peserta didik yang memiliki kreativitas dan produktivitas yang luar biasa.

“Nah dengan pergelaran pamiran ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para guru yang menunjukkan kreativitasnya dan juga sebagai motivasi untuk lebih berinovasi lagi ke depannya,” katanya, Senin (2/12/2019).

Sementara dari 40 stan yang ada, terdapat beberapa yang menarik perhatian pengunjung, terutama para pegiat pendidikan. Dari 40 stan tersebut, sebanyak 10 yang dipasang oleh sekolah dasar (SD), 10 stan sekolah menengah pertama (SMP), 10 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan 10 stan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Bambang menambahkan, pameran tersebut juga sebagai pemicu semangat agar lebih giat dan produktif dalam berkarya. Dengan  begitu, kualitas dan mutu pendidikan di ujung timur Pulau Madura ini menjadi lebih terlihat dan menularkan semangat berinovasi kepada seluruh masyarakat di Sumenep.

“Biar semangat untuk berkarya lebih dipupuk lagi dengan adanya pameran khusus untuk pendidikan ini, biar upaya pemerintah untuk meningkatkan pendidikan menjadi lebih terasa, terlebih untuk para guru,” imbuhnya.

Menurutnya, tujuan pemerintah pusat dalam misinya adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sementara yang paling peka menangkap dan bisa membantu pemerintah, adalah sosok guru yang dengan telaten mendidik siswa.

Guru dituntut tidak hanya sekadar mengajar saja. Selain membekali pengetahuan, guru juga mengimbangi dengan menciptakan berbagai karakter yang disiapkan untuk bekal hidup di masyarakat. Sehingga keberadaan pendidikan menjadi lebih ternilai manfaatnya.

Pada puncak HGN ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk para pendidik, sehingga potensi sekolah juga dapat terekam dengan adanya pameran tersebut. Puncaknya, diharapkan ada yang diserap untuk dijadikan sebagai aspirasi dan puncaknya lebih produktif lagi dalam berkarya.

“Tidak ada yang lain, melalui inovasi dan kreativitas guru selesai pameran maka menemukan oleh oleh baru untuk diracik menjadi karya baik berbentuk tulisan maupun yang lainnya,” pungkasnya. (ara/waw)

 

Komentar

News Feed