oleh

HGN 2019, Disdik Sumenep Resmi Luncurkan Kartu Cerdas

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel akbar dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Senin (2/11/2019). Tujuan kegiatan tersebut, adalah untuk mengapresiasi dan memotivasi peran guru di lingkungan pendidikan.

Momen tersebut, sekaligus dimanfaatkan untuk peresmian program kartu cerdas oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.

Rangkaian puncak apel yang dilaksanakan di area Taman Adipura tersebut, dihadiri para petinggi daerah dan ribuan guru, dari sekolah swasta maupun negeri, kepulauan maupun daratan Sumenep.

Beragam penghargaan juga diserahkan kepada para pendidik, utamanya yang berhasil berprestasi di bidang pendidikan. Acara itu, sekaligus peluncuran program andalan yang dikhususkan untuk mendeteksi keberadaan siswa di Sumenep.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim dalam sambutannya menyampaikan, sumber peradaban manusia adalah bersumber dari manusia yang statusnya sebagai guru. Selain itu, mampu menciptakan produk generasi yang potensial dalam membantu membangun peradaban yang lebih mulia. Semua itu, didesain oleh kreativitas seseorang pendidik.

Meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi oleh seorang guru, imbuh Busyro, seperti dituntut selalu mengasah kualitas dirinya dalam mengasuh peserta didik, guru juga diwajibkan mempunyai kemampuan di bidang teknologi dan literasi.

Bupati yang sudah dipercayai pemimpin 2 periode di Sumenep ini menambahkan, sedikitnya ada 5 karakter yang harus ditransfer ke peserta didik, seperti mengajak siswa berdiskusi guna menularkan karakter nasionalisme, berikan siswa berperan sebagai guru di kelas, libatkan dalam bakti sosial bersama masyarakat sebagai wujud dari sikap integritas, arahkan ke bakat yang dibawa sejak lahir, dan bisa menjalani hidup dengan penuh kemandirian.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang sudah ikhlas mendidik dan mentransfer berbagai pengetahuan kepada para siswa, walaupun dengan fasilitas dan perhatian yang terbatas,” katanya, Senin (2/12/2019).

Sementara untuk mengimbangi kualitas mutu pendidikan dan memberikan kemudahan terhadap guru dalam mengontrol siswa, Kepala Disdik Sumenep Bambang Irianto pada HGN meresmikan  hasil inovasi yaitu Kartu Cerdas.

Kartu tersebut memiliki dua fungsi, yang pertama sebagai pendeteksi keberadaan siswa dan yang kedua sebagai bentuk kecintaan terhadap menabung untuk investasi di masa mendatang.

“Siswa sampai ke sekolah menggesek Kartu Cerdas dan orangtuanya di rumah langsung mendapat SMS bahwa anaknya sudah sampai di sekolah. Begitupun ketika pulang, siswa juga harus melakukan hal yang sama, sehingga orangtuanya dapat kabar bahwa anaknya sudah pulang,” paparnya.

Selain itu, sambung Bambang, Kartu Cerdas itu juga bisa dijadikan tempat menabung oleh para siswa dengan jaminan keamanan yang inten. Dengan demikian siswa diajarkan berpikir visioner, artinya siswa dapat mereka-reka untuk mewujudkan kebutuhannya di masa mendatang.

Melalui Kartu Cerdas itu, orang tua siswa juga bisa menontrol anaknya di sekolah, yakni masuk tidaknya anaknya ke sekolah, baik ketika masuk dan ketika pulang sekolah.

Di sisi lain, kartu itu juga mengajarkan siswa di Sumenep tentang kedisiplinan, yang mempunyai tanggung jawab belajar di sekolah. Maka dengan kartu itu, akan mencegah siswa bolos sekolah dan keluyuran setelah pulang sekolah, karena dipantau orang tuanya.

“Meskipun tidak bersumber dari dana APBD, tahun depan, kartu cerdas itu sudah maksimal. Sebenarnya kunci satu untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep,”  pungkasnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed