Hilang Tiga Hari, Hidayat Warga Bangkalan Tewas Mengambang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) MAYAT: Warga pantai Desa Sukolilo Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan dihebohkan dengan penemuan mayat.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Warga pesisir pantai Desa Sukolilo Kecamatan Labang Bangkalan dihebohkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki. Sesuai identitas, mayat tersebut bernama Hidayat Warga Kecamatan Tragah yang sempat menetap di Wonokromo Surabaya. Tubuhnya ditemukan di bawah jembatan Suramadu, tepatnya di pesisir pantai Desa Sukolilo Kecamatan Labang, Minggu (1/8/2021).

Kapolsek Sukolilo Bangkalan AKP Bahrudi mengungkapkan, awal mulanya mendapat informasi dari Kanit Reskrim Polres Kenjeran Surabaya mengenai ditemukannya sepeda motor di area pintu masuk jembatan Suramadu. Kendaraan tersebut, pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan daerah Kenjeran.

Pihaknya langsung mencari informasi pemilik sepeda tersebut. Dari penelusuran melalui pelat nomor sepeda motor diketahui pemiliknya bernama Hidayat dengan alamat di daerah Wonokromo. Akhirnya, melalui kerjasama dengan Polres Kenjeran menghubungi Polres Wonokromo bahwa orang tersebut sudah lama kembali pulang ke Madura dan tidak tinggal di Wonokromo lagi.

“Korban ini, memang sejak tiga hari lalu tidak ada dirumahnya. Sedangkan penemuan kendaraan korban ini Sabtu sore. Malamnya, Kanis Polres Kenjeran mengkonfirmasi tentang penemuan sepeda motor itu (milik korban red). Bahkan, tempat tinggalnya sudah pindah ke Madura, kami segera menghubungi pihak keluarga dan tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB ada sosok mayat terapung di laut sekitar pantai Kesek,” ujarnya.

Menurutnya, evakuasi mayat tidak langsung dilakukan. Sebab, mayat masih berada di tengah pantai. Sehingga, menunggu mayat terbawa arus ke pinggir pantai. Selanjutnya, evakuasi dilakukan bersama warga. Usai di evakuasi, mayat Hidayat langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan otopsi.

“Kalau berdasarkan kondisi mayat usai dievakuasi tidak ada luka. Pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat dan sekarang masih otopsi di rumah sakit. Dari hasil koordinasi kami dengan pihak keluarga, korban sama sekali tidak mempunyai masalah dalam keluarganya. Dan dia bekerja sebagai pengangkut daging dari Wonokromo ke Tambak Wedi. Hingga saat ini, kami masih menunggu hasil otopsinya ,” ungkap lelaki yang pernah menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Bangkalan tersebut. (ina/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *