oleh

Himatika Unira Kembali Lahirkan Matematikawan Muda

Kabarmadura.id/Pamekasan-Himpunan Mahasiswa Prodi Matematika (Himatika) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura (Unira), Sukses menggelar Kompetisi Gemar Matematika (SIGMA) tingkat SD/SMP/SMA sederajat se-Madura 2020.

Kegiatan yang berlangsung sejak 9-10 Februari tersebut, memperebutkan piala Rektor Universitas Madura. Dengan sukses menggelar SIGMA 2020, Unira kembali berhasil melahirkan para Matematikawan muda di Madura.

Ketua Umum Himatika Unira Abdul Kholik Aziz mengatakan, kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh insan pendidikan Madura, karena sengaja kegiatan ini diadakan dalam rangka menghadapi Olimpiade Sains Kabupaten (OSK) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN).

“Acara ini untuk mengasah kemampuan siswa dalam bidang matematika, dan ini sangat ditunggu oleh masyarakat madura, karena ini memang sengaja diadakan menjelang OSK dan OSN” tuturnya usai penyerahan hadiah pada masing-masing juara di Aula Utama Unira, Senin (10/2/2020).

Tidak hanya itu, Kholiq menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu terselenggaranya kegiatan ini.

“Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu terselenggaranya kegiatan ini, terutama kepada seluruh civitas akademika Universitas Madura,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Madura Risqina menyampaikan, pihaknya bersyukur karena dalam kegiatan ini sudah mewakili generasi muda Madura, karena ada banyak sekali delegasi yang hadir dari seluruh penjuru Madura. Selain itu ia juga menyampaikan bahwa animo para siswa sangat besar sehingga acara SIGMA sendiri berjalan begitu meriah dan memuaskan.

“Saya bersyukur, karena perwakilan dari seluruh madura ada disini, dan animo para siswa sangat besar,” ucapnya.

Labih lanjut Riskina menyampaikan, dalam kegiatan ini yang harus terus dievaluasi adalah soal. Menurutnya, soal kompetisi ini harus selalu diperbaharui setiap tahunnya, agar bisa upgrade dan tidak hanya itu-itu saja. Tidak hanya itu, yang perlu dievaluasi juga, tentang hal yang kerap kali terjadi saat kompetensi adalah nilai peserta yang draw atau sama, itu harus dicarai.

“Menurut saya yang harus diperhatikan adalah mengenai soal, soal ini harus selalu di upgrade, dan diperbaharui, dan juga tentang nilai yang sama antar peserta, itu harus diperhatikan” tukasnya.

Ariq Maulana Tazakka juara 1 asal SMAN 3 Pamekasan mengatakan, dirinya bersyukur bisa mendapatkan juara 1, karena sebelumnya dirinya tidak menyangka akan keluar sebagai juara 1, sebab persiapan yang ia lakukan juga tidak seberapa. Bahkan Ariq (sapaan akrabnya) mengungkapan, saat acara penyisihan dia berangkat dari asramanya ke lokasi kegiatan dengan menaiki sepeda, karena tidak ad guru yang bisa mengantarkannya menggunakan motor.

“Saya bersyukur, karena saya tidak menyangka akan juara, persiapannya juga tidak seberapa, bahkan waktu penyisihan saya berangkat naik speda, karena guru tidak ada,” ungkapnya. (km53/pin)

Komentar

News Feed