Hindari Deadline, Pengerjaan PJU di Sampang Dikebut

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) KEJAR TARGET: Proses pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Diponegoro Sampang mendekati masa habis kontrak pengerjaan.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Masa kontrak pengerjaan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Diponegoro Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang akan segera berakhir. Saat ini, hanya tersisa 10 hari masa kerja. Sehingga pengerjaan terkesan dikebut, agar tidak melampaui deadline yang sudah ditentukan. Hal ini diungkapkan Kasi Teknis Sarana dan Prasarana (TSP) Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Heri Budiyanto, Senin (20/9/2021).

Menurutnya, keseluruhan sebanyak 31 PJU akan terpasang di jalan Diponegoro. Sedangkan pelaksana dikerjakan oleh CV. Wahyu Sejahtera dengan masa kontrak selama 120 hari kerja, terhitung dari bulan Juni sampai Akhir September mendatang. Bahkan, hingga saat ini pengerjaan PJU sedang berlangsung hingga kerap lembur untuk menyesuaikan dengan kontrak awal.

Dia mengklaim, progres pengerjaan per tanggal (20/9/2021) sudah mencapai 80-90 persen, tinggal proses pemasangan lampu, menuntaskan pemasangan tiang dan instalasi listrik, terakhir finishing. “Kami optimis, pengerjaan PJU ini selesai tepat waktu, karena untuk pemasangan tiang dan lampu ini tidak membutuhkan waktu lama, bisa selesai dalam waktu 2 sampai 3 hari saja,” ujarnya.

Dia menuturkan, proses pengerjaan PJU yang memakan waktu lama, yakni proses administrasi. Seperti perizinan penggunaan jalan umum ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Selain itu, pembuatan pondasi untuk tiang lampu. Sedangkan untuk pengerjaan lainnya, relatif tidak membutuhkan waktu lama.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang untuk melaksanakan pemotongan ranting dan pohon yang mengganggu PJU ini, dan berharap keberadaan jalan juga bisa dilakukan pelebaran nantinya,” tuturnya.

Disinggung terkait pagu anggaran untuk pengerjaan PJU di Jalan Diponegoro? Heri berkilah tidak ingat, namun pihaknya memastikan sumber dananya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sampang tahun anggaran berjalan. “Yang pasti dananya dari pemda, karena nanti akan dilanjutkan dengan pembangunan pelebaran jalannya,” kelitnya.

Sementara itu, Mohammad Muhdar (29) warga Sampang, meminta pihak pelaksana dan dinas terkait agar tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Yakni membersihkan bekas galian jalan dan memasang rambu pemberitahuan serta penerangan. Sehingga tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kecelakaan dan lainnya.

Diakuinya,  kerap menemukan bekas galian jalan yang dibiarkan dan keberadaan rambu yang sangat minim. “Kami minta rambu pemberitahuan adanya proyek ini harus diperbanyak, apalagi proyek PJU ini sering dikerjakan pada malam hari,” harapnya.

 

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *