Honorer Dihapus, Ketersediaan Nakes di Madura Bakal Pincang

KABARMDURA.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mencatat total kebutuhan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di Pamekasan sebanyak 122 tenaga kesehatan (nakes). Sementara, dari jumlah tersebut, 39 di antaranya merupakan diisi oleh tenaga honorer. 

“Jadi Dinkes masih ada jabatan fungsional dan jabatan pelaksana yang kekurangan. Ada kesenjangan antara eksisting dan kebutuhannya, terutama di jabatan pelaksana. Jadi itu diisi oleh tenaga honorer yang tentu tidak boleh sampai tahun 2023,” paparnya, Rabu (15/6/2022).

Secara terperinci, total kebutuhan SDM di Dinkes sebanyak 122 nakes. Namun, saat ini  terpenuhi 75 nakes dari unsur aparatur sipil negara (ASN). Sehingga total kekurangannya masih sebanyak 47 nakes, yang meliputi; 4 tenaga fungsional, 43 jabatan pelaksana.

Bacaan Lainnya

Hal yang sama juga terjadi di Dinkes Bangkalan. Jumlah nakes di Bangkalan belum masuk kategori cukup. Hal itu bisa dilihat dari rasio perawatan yang mestinya 1 dokter untuk 5.000 warga, Dinkes Bangkalan justru menggunakan skala 1 banding 5.000. Padahal, terdapat ratusan nakes yang berstatus honorer. 

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menjelaskan, jumlah tenaga medis dan nonmedis di Bangkalan yang honorer ada sekitar 316 orang. Jumlah tersebut tersebar di seluruh puskesmas, bidang, puskesmas pembantu, apoteker, dokter umum dan semacamnya.

Jumlah tersebut sudah dinilai cukup. Sebab, Dinkes menggunakan skala 1 banding 10.000. Jadi setiap satu orang dokter merawat 10.000 orang. Sehingga 10 dokter itu sudah dirasa cukup. 

“Kami memang menggunakan skala ini, karena sesuai dengan jumlah penduduk yang aktif untuk mengakses fasilitas layanan kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, ketersediaan nakes di Sampang,  Kepala Dinkes dan KB Sampang dr. Abdullah Najich melalui Subko Seksi SDMK Laily mengungkapkan, jumlah nakes dan rasio penduduk tidak sebanding. Namun, tidak mengetahui secara pasti jumlah kebutuhan nakes di Sampang.

Akan tetapi, menurut aplikasi khusus untuk menghitung kebutuhan SDMK, RENBUT, dari Kemenkes, kebutuhan di Sampang sebanyak 610 orang nakes dari semua profesi. Jumlah itu untuk kebutuhan layanan terhadap 860.347 penduduk Sampang. Bahkan, kebutuhan sebanyak 610 nakes tersebut sudah berdasarkan hasil validasi data Kemenkes. 

Kemudian, beralih ke Kabupaten Sumenep, jumlah nakes yang tersedia juga tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Sumenep Agus Mulyono mengatakan, saat ini Sumenep kekurangan 500 lebih nakes.

“Untuk dokter kurang 60, perawat sebanyak 150, bidan sebanyak 150, apoteker sebanyak 30. Jumlah itu masih jauh dari kata ideal. Mengenai nakes lainnya, saya tidak tahu,” kata Agus, Rabu (15/6/2022).

Dia menegaskan bahwa dibutuhkan 120 dokter untuk menangani 10 ribu warga. Artinya masih kekurangan 60 dokter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, dia berharap tidak ada pengurangan jumlah nakes di Sumenep

JUMLAH NAKES HONORER

Kebutuhan nakes di Dinkes Pamekasan: 122

Nakes (ASN): 75

Nakes honorer (non-ASN): 39

Kekurangan: 47 nakes (ASN)

Sumber: Dinkes Pamekasn

Jumlah Nakes di Bangkalan

PNS: 931

Farmasi: 27

Dokter Umum: 26

Dokter Gigi: 17

Analis: 15

Penyuluh: 19

Bidan: 364

Perawat: 260

Gizi: 15

Admin Umum: 188

Non-PNS/THL: 316

S1: 91

SMA: 204

DIPLOMA : 15

SMP: 6

Sumber: Dinkes Bangkalan

Jumlah Nakes Honorer RSUD Syamrabu

Medis: 628

Nonmedis: 504

Dengan rincian:

PNS: 385

P3K: 55

THL: 135

Kontrak BLUD : 557

Kuota PPPK 2022 Medis: 185 

Sumber: RSUD Syamrabu

Nakes Honorer di Sampang

-Tersebar di 22 puskesmas

Sreseh: 66 

Torjun: 85 

Pangarengan: 51 

Kamonin: 50 

Banyuanyar: 44

Camplong: 85 

Tanjung: 59

Omben: 57 

Jrangoan: 44

Kedungdung: 63

Banjar: 61

Jrengik: 65

Tambelangan: 59

Banyuates: 53 

Bringkoning: 55 

Robatal: 65 

Karangpenang: 60 

Ketapang: 75

Bunten  Barat: 56

Batulenger: 63

Tamberu Barat: 59

Pulau Mandangin: 30 

RSUD Moh. Zyn: 389 

RSD Ketapang: 104

Dinkes Sampang:  85 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif , KM64, Helmi Yahya

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky, 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.