Hujan Terus, Tanaman Cabai di Sampang Diserang Penyakit Cacar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) TERANCAM: Petani harapkan petugas penyuluh pertanian turun tangan untuk cegah penyakit cacar yang serang tanaman cabai

KABARMADURA.ID, SAMPANG,  KEDUNGDUNG-Akibat sering hujan, kondisi tanaman cabai rawit di Kedungdung rusak. Banyak terserang penyakit cacar dan membusuk di pohon.

Namun, belum terlihat petugas penyuluh pertanian menanganinya. Sementara penyakit jadi ancaman gagal panen bagi petani.

Bacaan Lainnya

Warga Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedungdung, Mohdor, menyampaikan, dua pekan di Juni 2021 ini sering hujan deras. Tanaman cabai rawitnya terserang penyakit cacar. Ciri-cirinya ditandai dengan bintik hitam kecoklatan di buah cabai.

Jika dibiarkan dengan kondisi itu, tidak lama kemudian buah cabai akan membusuk atau kering. Penyakit cacar itu banyak terjadi di Desa Gunung Eleh, Kedungdung. Akibatnya, cabai terpaksa harus dipetik sebelum masanya.

“Bukan hanya milik orangtua saya yang rusak, tetapi hampir semua milik petani. Jadi saya harap kepada petugas pertanian untuk memberikan penyuluhan, agar penyakit ini bisa sembuh,” tuturnya, Minggu,(20/6/21).

Seperti biasanya, musim pancaroba menjadi masa tanam cabai. Namun pancaroba kali ini lebih banyak hujan, bahkan cenderung sering deras.

“Memang pertengahan tahun ini musim cabai, karena masuk musim kemarau, tapi sekarang sering terjadi hujan. Untuk sementara penyakitnya tidak terlalu parah, tapi ini tidak bisa dibiarkan, karena akan tambah parah,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Sampang Suyono membenarkan bahwa cuaca saat ini memang tidak bagus terhadap tanaman cabai, karena akan mudah terserang penyakit, seperti cacar atau jamur terhadap pohon yang akhirnya mengering.

Namun diakui bahwa penyakit itu harus segera diobati. Sehingga dia meminta kepada salah satu perwakilan masyarakat petani untuk melaporkan kondisi itu ke ketua kelompok pertanian (poktan). Dari poktan menyampaikan ke petugas di kecamatan.

“Setelah laporan ke petugas kecamatan, nanti kita carikan obat untuk penyakit cacar tanaman cabai itu,” jelas Suyono. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *