IAIN Madura Beri Kesempatan Luas Untuk Hafid

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYUL UMAM SYARIF) PENDAFTARAN: Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim akan menerapkan blended learning pada tahun akademik 2021/2022.

KABARMADURA.ID,  PAMEKASAN- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura hanya mematok penerimaan 2.200 calon mahasiswa baru pada penerima mahasiswa baru di tahun akademik 2021/2021. Batasan jumlah tersebut, diuraikan Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim, karena ketersediaan fasilitas sarana hanya mencukupi untuk maksimal 2.22 mahasiswa baru.

“Tahun ini targetnya sebanyak 2.200 mahasiswa dari 17 prodi strata 1,” paparnya, Kamis (24/6/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam penerimaan mahasiswa baru, IAIN Madura melaksanakan penerimaan melalui empat jalur. Yakni melalui  jalur Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), jalur Mandiri Prestasi dan saat ini sedang berlangsung jalur mandiri reguler yang sudah dibuka sejak 18 Juni 2021  hingga 18 Juli 2021.

Mohammad Kosim menguraikan, untuk jalur prestasi mandiri adalah fasilitasi penerimaan mahasiswa baru dengan kategori hafid alquran 15 juz dan kitab kuning. Khusus untuk jalur prestasi ini,  mantan Aktivis PMII tersebut mengungkapkan bahwa tidak ada batasan jumlah, dengan tujuan guna menyiapkan generasi yang berkualitas di masa depan.

Secara terperinci dari 4 jalur penerimaan mahasiswa, 3 jalur pendaftaran sudah tuntas. Yakni,  jalur SPAN-PTKIN dengan jumlah pendaftar 1.440 hanya diterima sebanyak 916, jalur UM-PTKIN dari 1.590 pendaftar dinyatakan masuk kualifikasi sebanyak 911 mahasiswa, sedangkan pada jalur prestasi hafid minimal 15 juz dan kitab kuning, dari pendaftar 43 hanya mampu terisi 18 mahasiswa.

“Jalur prestasi mandiri hafid minimal hafal 15 juz dan kitab kuning, kalau diterima free pembayaran uang kuliah tunggal selama tahun 8 semester,”tuturnya.

Meski calon pendaftar sejatinya lebih dari 2.200 calon mahasiswa, Kosim menegaskan bahwa tidak bisa menerima semua sehingga ada proses seleksi. Hal itu, tegas Kosim, disebabkan ketersediaan fasilitas yang belum mencukupi untuk menerima lebih banyak lagi mahasiswa.

“Karena memang kemampuan Gedung hanya bisa memfasilitasi 2.200, sehingga mohon maaf kepada pendaftar yang masih belum diterima,”ulasnya.

Pelaksanaan kuliah mahasiswa baru tahun 2021, IAIN Madura  akan menerapkan blended learning, yakni ada gabungan pembelajaran secara luring dan daring. Hal itu, urai Kosim, karena kondisi wabah Covid-19 sangat berdampak sekali kepada proses pembelajaran.

“Saya bilang kepada teman-teman dosen, tantangan kedepan semakin berat, karena input mahasiswa  berasal dari siswa yang melakukan pembelajaran secara daring,”tukasnya. (rul/bri)

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)Tahun Akademik 2021/2022

Jalur Pendaftar Dinyatakan diterima
SPAN-PTKIN 1.440 mahasiswa 916 mahasiswa
UM-PTKIN 1.590 mahasiswa 911 mahasiswa
Prestasi hafid minimal 15 juz dan kitab kuning 43 mahasiswa 18 mahasiswa
Mandiri Reguler Berlangsung Berlangsung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *