oleh

Ikhtiar Mewujudkan Generasi Aswaja

Kabarmadura.id/Bangkalan-Tugas berat menanti Moh Nurul dan Siti Rodiyah, keduanya adalah ketua terpilih IPNU dan IPPNU hasil Konferancab IPNU-IPPNU Kecamatan Socah Bangkalan. Di  tengah menguatnya radikalisme, keduanya diharapkan dapat mewujudkan generasi Aswaja di masa depan.

 

MOH SAED, SOCAH

 

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Socah telah berhasil melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab). Konferancab sukses memilih Moh Nurul Huda sebagai Ketua IPNU dan Siti Rodiyah selaku ketua IPPNU Kecamatan Socah.

Keduanya diberi amanah untuk meneruskan perjuangan ulama khususnya dalam rangka melahirkan generasi ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) penjaga Islam wasatiyah di Indonesia.

Moh Nurul Huda merupakan pemuda asal Desa Sanggra Agung Pemuda dan Siti Rodiyah asal Desa Bileporah.

Pada saat pelantikan yang dihadiri Ketua MWC NU Kecamatan Socah serta beberapa Banom NU yang lainnya, Moh Nurul Huda menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum kebangkitan pelajar NU di Kecamatan Socah karena sudah lama IPNU IPPNU di Kecamatan Socah vakum.

Moh Nurul sebagai ketua terpilih menyampaikan bahwasannya ada 2 tugas besar yang harus diemban dan dilakukan oleh para pelajar NU Socah. Yang pertama yaitu menjaga agama dan akidah Aswaja khususnya di kalangan pelajar, santri dan remaja. Karena menurutnya daya tarik agama di kalangan para pemuda semakin memudar.

Tugas kedua adalah menjaga Negara Kesatuan Republik indonesia (NKRI). Karena saat ini Ada organisai yang ingin mendirikan negara di atas negara yaitu ingin mendirikan negara Islam dan ingin mengubah ideologi pancasila menjadi khilafah islamiyah. Jadi tugas kita sebagai pelajar NU harus menjadi pelopor ujung tombak perjuangan di kalangan pelajar.

Nurul juga menyampaikan, terkait vidio deklarasi khilafah yang tersebar media sosial maka masyarakat tidak usah terprovokasi. Yang harus dilakukan adalah memperkuat akidah Aswaja agar tidak mudah diajak dan dibujuk untuk masuk kelompok radikal. Karena sekarang sudah memiliki rumah yang bernaung di bawah garis NU. (pai)

Komentar

News Feed