oleh

IKM Dewi Tetap Bangkit Meski Omset Menurun

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Wabah Covid-19 yang melanda Indonesia sangat berdampak pada pelaku usaha kecil dan menengah. Dampak tersebut dirasakan langsung oleh pelaku industri  berbasis rumahan, semisal Industri Kecil Menengah (IKM) Dewi milik ibu  R Ayu Indah Adikara yang berfokus pada bidang handycraft atau kerajinan tangan. Semenjak adanya pandemi global awal Maret lalu, usaha milik Ayu mengalami penurunan. IKM Dewi sudah tidak bisa lagi ekspor ke luar negeri sebab permintaan dan daya beli masyarakat kian menurun.  Contohnya,  ia tidak bisa lagi mengirim hasil produksinya ke Belanda dan India, serta beberapa pusat oleh-oleh di Indonesia.

“Jadi yang sudah ekspor ke Belanda dan India sudah terhenti sebab adanya pandemi, dan saya juga kesusahan mengirimnya ke mancanegara,” paparnya, Minggu (21/2/2021).

Wanita yang beralamatkan di Jl. K.H. Cokroatmojo No. 74 Pamekasan itu mengaku bahwa sebelum pandemi melanda, omset usahanya mencapai 20 sampai 25 juta setiap bulannya. Tetapi pada saat ini bisa mencapai 10 juta setiap bulan. Artinya, omsetnya mengalami penurunan yang cukup drastis.

Di balik itu semua, pemilik IKM Dewi yang dirintis pada tahun 2005 silam dan telah mempekerjakan 4 karyawan ini memiliki kunci sukses untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19,  yakni dengan konsisten terhadap usaha yang digeluti, terus berinovasi, memiliki keuletan, mampu membaca peluang pasar, dan terus menjalin komunikasi dengan berbagai rekanan yang sudah kenal lama dengan dirinya,

“Usaha handicraft saya memproduksi sarung bantal, kursi, tutup galon, tutup kulkas, tutup tempat tisu, tatakan gelas, dan taplak meja. Tetapi untuk saat ini, yang bertahan yaitu produksi tas untuk dus nasi dan kue, sama baju; yang sangat menurun handicraft,” ulasnya.

Dirinya berpesan kepada para pelaku IKM yang baru memulai usaha agar terus menambah jaringan dan referensi dari berbagai sumber, karena pada dasarnya usaha itu perlu inovasi kekinian untuk bisa diterima oleh setiap konsumen.

“Yang penting tetap bertahan, jangan pantang menyerah,” pungkasnya. (rul/maf)

 

Komentar

News Feed