Ikut Buka Stan Bersama PKL, Toko Modern Dapat Sorotan Legislatif

  • Whatsapp
(KM/FA'IN NADOFATUL M.) MENJAMUR: Salah satu toko modern di Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Maraknya toko modern di Bangkalan seperti Alfamart dan Indomart sebelumnya sempat disoal karena dinilai terlalu banyak. Kini, toko modern tersebut kembali mendapat sorotan dari legislatif karena sempat ikut buka stan dengan para Pedagang Kaki Lima (PKL) saat acara karapan sapi di Kecamatan Burneh menggunakan mobil box.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Fatkurrahman meminta agar toko modern untuk tidak ikut berjualan seperti para PKL dengan membuka gerai di keramaian untuk menjajakan barangnya menggunakan mobil box. Menurutnya, hal tersebut dapat mematikan penjualan para PKL yang berada di daerah tersebut.

“Kalau semua lini sudah diambil perusahaan raksasa, bagaimana dengan para pedagang kaki lima atau pedagang asongan yang jualan kecil-kecilan. Bisa mati usaha mereka (pedagang kaki lima) dengan pemodal besar. Ini sudah bentuk kepungan namanya,” katanya.

Politikus PDIP ini menyampaikan, jika ini terus dibiarkan, maka sama saja dengan mengadu PKL bersaing dengan perusahaan besar. Pihaknya berencana akan memanggil dinas terkait demi melindungi pedagang kecil secara sungguh-sungguh.

“Kami akan memanggil dinas terkait hal ini. Ini tidak boleh terjadi lagi di Bangkalan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota komisi A DPRD Bangkalan Mohammad Hotib menyampaikan, pihaknya meminta agar pemerintah kabupaten bisa membatasi adanya ijin toko modern di Bangkalan. Selain itu, menurutnya, juga harus ada  peraturan mengenai batas waktu jam bukanya. Begitu juga dengan produk yang dijual harus berbeda dengan toko lokal atau pasar tradisional.

“Jam buka, produk yang dijual harus berbeda,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Ainur Gufron berjanji tidak akan menambah izin toko modern lagi. Pasalnya, dalam catatan DPMPTS tahun 2019, toko modern yang berijin hanya 54 saja. Di mana itu tersebar di seluruh Bangkalan baik kota maupun pelosok. Rinciannya 34 toko modern Indomart dan 20 toko modern Alfamart.

“Kalau toko modern sepertinya sudah cukup dan nanti akan kita perketat izinnya,” tandasnya. (ina/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *