Impian Sejak Kecil Susan Jadi Kenyataan, Sukses Berseragam Polwan di Tengah Badai Masalah 

News172 views

KABARMADURA.ID | Ketertarikan seseorang pada sebuah profesi kadang datang begitu saja, tanpa harus direncanakan. Bahkan, ketertarikan yang tidak disengaja itu kerap kali dijadikan cita-cita dalam hidup. Itulah yang dialami oleh polisi wanita (polwan) cantik dari Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, Briptu Susantin Fajariyah. Ketertarikannya bergabung Korps Bhayangkara sudah ada sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). 

SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN 

Perempuan kelahiran September 1995 itu sejak kecil sudah tertarik menjadi seorang polwan. Rasa itu muncul ketika melihat polwan yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di jalanan kota. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh seorang polwan merupakan suatu hal yang luar biasa. Sejak saat itulah, Susan kecil bercita-cita menjadi polisi. 

Beruntung, dukungan dari keluarga dia dapatkan. Sehingga benar-benar termotivasi dan terdorong untuk meraih cita-citanya tersebut. Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA), perempuan asal Kecamatan Galis itu mulai mengikuti tes kepolisian. Siapa sangka, meski mendapatkan dukungan penuh dari keluarga, Susan sempat down ketika mengikuti rangkaian tes masuk. 

Baca Juga:  Selain Badai, Pulau Masalembu Diserang Hama Tikus Ekstrem

Keterbatasan Susan dalam berenang hampir membuat dia tidak lolos seleksi. Hal itu membuatnya down. Tapi, dirinya tetap memaksimalkan waktu yang tersisa, hingga  mampu mencapai sesuai target. Tidak hanya itu, dalam waktu yang bersamaan, perempuan asal Kecamatan Galis itu juga sedang ada masalah keluarga.

“Kemampuan renang saya saat itu kurang baik memang, tapi saya terpacu saat melihat orang tua yang kala itu menyaksikan saya. Alhamdulillah, tes renangnya sesuai dengan target. Ditambah, saat itu ada masalah keluarga, jadi tambah down,” ungkap ibu dari satu anak tersebut. 

Kali pertama bergabung di kepolisian, perempuan berzodiak libra itu ditugaskan di Polres Sumenep selama 6 tahun. Saat itu dia bertugas di bagian satuan reserse dan kriminal (satreskrim). Kemudian pada tahun 2020 dipindahtugaskan ke Pamekasan dan ditempatkan di satuan pembinaan masyarakat hingga 2021. Kemudian dia bertugas sebagai paminal, dan 2022 hingga sekarang sebagai pengelola informasi dokumentasi (PID) hubungan masyarakat (humas). 

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Optimalkan Pelayanan melalui New SBP 

Tiupan badai terus dia rasakan hingga dia resmi menjadi polwan, mulai dari keluarga, teman, hingga lingkungan.

 “Apa yang harusnya menjadi hak saya, ya harus menjadi milik saya. Tidak boleh ada orang yang mengambilnya. Itu prinsip hidup saya,” ungkap perempuan dengan tinggi badan 164 cm tersebut.

Sebelumnya, Susan merupakan atlet voli. Sejumlah klub dan event keolahragaan telah dia ikuti. Semua itu dilakukan semata-mata karena cinta. 

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *