oleh

IMTAQ,  Wujudkan Tradisi Qur’ani di Tengah Tergerusnya Budi Pekerti

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Mahasiswa Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Madura yang memiliki kemampuan menghafal alquran, berhimpun dalam organisasi yang mereka namai Ikatan Mahasiswa Tahfidz Al Qur’an (IMTAQ). Organisasi tersebut menjadi sarana untuk memperdalam dan tukar pemikiran antar mahasiswa sesama penghafal alquran.

ketua IMTAQ IAN Madura, Widiarti Nurussahilah,  menceritakan bahwa IMTAQ sudah berdiri tahun 2017 lalu. Seiring berjalannya waktu, kegiatan yang hanya fokus untuk belajar Al Qur’an dan meningkatkan hafalan alquran, akhirnya jadi perekat emosional dan menambah program pembelajaran baca tulis alquran.

“Awalnya para penghafal Al Qur’an dikumpulkan pada suatu ruangan, habis itu dibentuklah pengurus IMTAQ periode pertama,”Ungkapnya. Minggu (25/10/2020).

Mahasiswi yang hafal 30 juz Al Qur’an itu menyampaikan, saat ini terdapat sebanyak 70 orang penghafal Al Qur’an yang sudah bergabung, dengan berbagai kegiatan yang rutin dilakukan, yakni; setoran hafalan Al Qur’an setiap 3 kali seminggu, dan juga khotmil Qur’an pada saat malam Jumat Manis.

“Dulu di awal berdirinya hanya setoran hafalan 1 minggu sekali, setelah ada evaluasi akhirnya seminggu ada 3 kali. Untuk setoran hafalan, terserah mahasiswa. Soalnya saya tidak ingin memberatkan mahasiswa, ”paparnya saat ditemui Kabar Madura di Masjid IAIN Madura.

Wanita yang berasal dari Ambat Tlanakan Pamekasan tercatat sudah menjabat sebagai ketua pada periode ke III. Misi besar dari Imtaq menampung para pengahfal Al Qur’an supaya hafalannya tidak hilang.

“Kami sudah siapkan sebanyak 6 orang yang sudah disiapkan untuk menerima setoran dari setiap mahasiswa,” tukasnya

Ia berharap para penghafal Al Qur’an tidak sekedar memahami secara tekstual, melainkan juga bisa menerjemahkan untuk berbudi pekerti yang baik, karena saat ini sudah banyak tergusur akhlak mahasiswa dengan berbagai perubahan zaman yang tak bisa dibendung.

“Jadi berharap terus bisa konsisten menjadi penghafal Al Qur’an dan bisa mentransformasikan kepada kehidupan sehari, sehingga bisa menjadi pribadi yang istiqomah,”pungkasnya. (rul//bri)

 

Komentar

News Feed