Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Fanatisme Tinggi di Dunia Sepak Bola

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) MENUNGGU: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih menunggu izin dari Polri untuk menggelar kompetisi Liga 1 2021.

KABARMADURA.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah mengakhiri Liga 1 2020. Saat ini, federasi Indonesia tengah bersiap untuk menatap kompetisi domestik di musim baru. Kendati demikian, PSSI masih berusaha untuk mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Izin tersebut, yang menjadi salah satu aral gagal berlanjutnya musim kemarin yang baru berjalan tiga pekan. Dalam hal ini, Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ulhaq menyampaikan, akan menghormati segala keputusan yang akan dikeluarkan untuk izin kompetisi.

Bacaan Lainnya

Namun, pria yang familiar disapa Habib itu menegaskan kepada Kepala Polri (Kapolri) baru Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mendengarkan harapan masyarakat Indonesia yang menginginkan sepak bola Indonesia hidup kembali. Menurutnya, harapan tersebut bukan semata impian dari tim berjuluk Laskar Sape Kerrab.

“Kami hormati apapun keputusan itu, namun besar harapan, ini bukan harapan Madura United, tapi semua masyarakat Indonesia, sepak bola itu berjalan,” bebernya kepada Kabar Madura, Rabu (27/01/2021).

Lebih lanjut, pria yang tinggal di Pamekasan ini menjelaskan, sepak bola menjadi cabang olahraga (cabor) terbesar yang digandrungi masyarakat Indonesia. Bahkan, negara ini masuk sepuluh besar negara dengan fanatisme tinggi di dunia sepak bola. Di tengah wabah Covid-19 ini, Habib menuturkan, kecenderungan masyarakat yang berada di rumah membutuhkan hiburan seperti sepak bola.

“Sepak bola bisa menjadi tontonan menarik di tengah masyarakat yang saat ini lebih cenderung banyak di rumah,” sambungnya.

Saat ini, PSSI tengah didorong untuk menggelar turnamen sebagai testimoni protokol kesehatan (prokes) dalam pertandingan sebagai upaya meyakinkan Polri. (idy/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *