oleh

Ini 5 Program Utama Presma Baru STKIP PGRI Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Moh Sayadi, pemuda kelahiran Gegger Bangkalan terpilih sebagai presiden mahasiswa (presma) STKIP PGRI Bangkalan. Ia berhasil mencapai puncak karir politik mahasiswa yang diidamkan banyak mahasiswa lainnya.

MOH SAED, BANGKALAN

Pemuda ini dilahirkan di Bangkalan  04 September 1997. Ia memiliki potensi untuk mempin perkembangan mahasiswa serta organisasi internal yang ada di bawah naungan kampus.

Moh Sayadi merupakan pemuda asal Lerpak Kecamatan Gegger Kabupaten Bangkalan. Perjalananya di organisasi sudah dibangun sejak sekolah. Selama ada di bangku SMPN 1 Tanah Merah dan SMA Al-hikam Burneh, ia selalu menjadi ketua OSIS.  Sekarang setelah berproses di S1, ia juga menjadi Presma kampus STKIP PGRI Bangkalan. Di organisasi ekstrakurikuler, ia menjadi ketua rayon Cakraningrat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi yang akan dimisioner di tanggal 17 mendatang.

Sayadi selaku Presma terpilih memiliki program utama untuk mengubah dan berkontribusi secara langsung terhadap pengembangan lembaga STKIP PGRI. Di antara program yang akan dilaksanakan adalah membuat acara dan mengundang setiap alumni STKIP dengan harapan untuk mempromosikan STKIP karena mahasiswa yang daftar ke  STKIP sangat menurun.

“Makanya kalau kita hanya menyebarkan pamflet itu sudah menjadi hal yang biasa  dan saya rasa tidak maksimal karena setiap perguruan tinggi yang lain juga bersaing,” ujarnya.

Untuk program yang selanjutnya ia juga berencana untuk mengadakan pelatihan UMKM  yang akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi yang ada di Kabupaten Bangkalan. Alasannya, karena kalau hanya mengandalkan seminar atau teori saja maka akan percuma jika tidak dengan praktek langsung.

Yang ketiga ia akan adakan studi banding ke kempus-kampus yang lebih besar karena selama ini mahasiswa STKIP belum pernah adakan studi banding ke setiap perguruan tinggi yang ada di Jawa timur. Tujuannya agar teman-teman mahasiswa bisa menambah pengalaman.

“Program berikutnya kami akan adakan sosialisasi tentang bahaya  narkoba karena melihat dan membaca berita di media sosial, Bangkalan darurat akan narkoba. Saya harap dengan adanya program seperti itu mahasiswa STKIP bebas akan narkoba,” ujarnya.

Ia berharap program-program yang disusun BEM nantinya mendapat dukungan dari pimpinan maupun dosen, demi kemajuan STKIP PGRI Bangkalan di masadepan. (pai)

Komentar

News Feed