oleh

Ini Langkah Taktis Pokmaswas Permata Kembalikan Keasrian Pesisir

Kabarmadura.id/Samapang-Daerah pesisir Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang kian tercemar seiring terjadinya penambangan pasir, pembuangan sampah sembarangan, serta menjadi tempat water closet (WC) umum pada sebelum tahun 2019.

Kini, daerah pesisir itu sudah kembali indah seiring terbentuknya Kelompok Masyarakat Pengawas Mangrove (Pokmaswas) Permata pada 15 Januari 2019.

“Kami diwariskan lingkungan yang rusak, ekosistem pesisir di sekitar lingkungan saya tinggal begitu memprihatinkan. Banyak terjadi abrasi pantai, banyaknya penambang pasir laut, penebangan kayu dan pengambilan daun mangrove sebagai pakan ternak, sebagai pembuangan sampah serta tempat WC umum,” sesal Ketua Pokmaswas Permata Aditya Januar.

Pokmaswas Permata yang beranggotakan 11 masyarakat peduli mangrove di desa tersebut mengambil langkah pembibitan, penanaman, dan penataan mangrove. Bahkan, mereka melakukan monitoring perkembangan mengembalikan mangrove di pesisir, serta membersihkan dari sampah yang masih berserakan.

“Pembibitan mangrove, bersih-bersih sampah di sekitar mangrove, penanaman, penataan mangrove, serta monitoring mangrove,” sebutnya terkait program Pokmaswas Permata kepada Kabar Madura, Selasa (14/4/2020) siang.

Di samping mengembalikan keasrian mangrove di pesisir, pria berusia 26 tahun ini menceritakan, lokasi tersebut bakal menjadi tempat favorit dari sejumlah hewan seperti monyet, burung, ikan, udang, dan sebagainya.

“Manfaatnya untuk mengembalikan kondisi lingkungan pesisir seperti semula, alami dengan dihuni oleh beberapa hewan seperti monyet, burung, ikan, udang serta biota lainnya,” jelasnya.

Adit juga bersama teman-temannya berangan-angan untuk membangun eduwisata mangrove di pesisir desa tersebut. Dijelaskannya, hal itu bisa mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

“Suatu saat impian kami semua adalah bisa membangun sebuah eduwisata mangrove yang akan dikelola oleh pemuda-pemuda desa dan masyarakat sekitar. Muaranya, perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan,” pungkasnya. (idy/nam)




Komentar

News Feed