oleh

Inilah Cara Disdik Sumenep Hadapi New Normal Baru

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Memasuki masa normal, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep mulai membenahi wajah pendidikan di kabupaten berjuluk Kota Keris ini. Disdik kembali memberikan perhatian serius, terutama dalam mengapresiasi peningkatan prestasi peserta didik dan guru.

Kepala Disdik Sumenep Carto menjelaskan, memasuki masa normal baru di tengah wabah Covid-19, ada kebijakan yang memang berpihak pada stabilitas pendidikan, terlebih kebijakan lokal, misalnya yang memberikan kepercayaan kepada sekolah.

“Misalnya PTM yang rekomendasinya ada tahapan, SD dari kelas 4 sampai 6, tetapi di bawah terkesan merugikan, soalnya akan memindahkan ke sekolah yang masuk. Maka kami memberikan kebebasan asal di lokasi zona kuning,” katanya, Minggu (15/11/2020).

Kebijakan tersebut, bukan berarti tanpa kontrol, sedikitnya ada syarat yang harus terpenuhi, mulai dari izin orangtua, kepala desa, dan pantauan tim satgas Covid-19, terutama dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab yang paling dikhawatirkan di lingkungan pendidikan, terutama tingkat dasar memang sulit pengkondisiannya.

 

Mantan kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep itu juga menjelaskan, pada masa Covid-19, aktivitas pendidikan tidak benar-benar lumpuh, hal itu terlihat dengan adanya perolehan prestasi bahkan sampai level nasional.

“Seperti adik kita yang bernama M. Nadif Akbar yang menjadi jawara, bahkan akan mewakili Indonesia menuju lomba poster CFP internasional di Jepang, sehingga dukungan doa dari masyarakat memang sangat diharapkan oleh kami,” imbuhnya.

Guna memberikan fasilitas, maka pihaknya akan membuat wadah khusus dalam menampung siswa yang memperoleh kemampuan lebih, sehingga lebih mudah mengontrol dan memberikan pembiayaan dalam mengembangkan kemampuannya.

“Sehingga upaya itu, nanti jika ada banyak kompetisi, kami langsung mendelegasikan yang memang sudah dilatih atau digodok,” imbuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdik Sumenep Edy Suprayitno juga menjelaskan, kebetulan siswa yang berhasil berprestasi hingga level yang cukup tinggi adalah siswa SMP, maka untuk memecut semangat semua siswa, maka akan memberikan apresiasi.

“Misalnya seperti biaya siswa dan akan berikan penghargaan lain, misalnya nanti ketika hari pendidikan, akan dianugerahi penghargaan lagi,” ungkapnya.

Edy juga berharap, kedepannya lebih banyak lagi torehan prestasi terutama di level nasional dan internasional, sebab dengan demikian wajah pendidikan di Sumenep bisa bersaing dengan daerah lain yang tentunya lebih maju.

Secara teknis, Kabid Pembinaan SD Disdik Sumenep Abd Kadir menyampaikan, persoalan akan dikirim ke level internasional itu sudah ranah pemerintah pusat. Sementara untuk kabupaten, hanya bisa menargetkan ke level nasional.

“Kami sudah sesuai target, yaitu level nasional, saat ini kami menunggu keputusan pusat, biasanya kalau jadi dikirim maka akan dipanggil ke Bandung untuk dikarantina guna memantapkan skillnya,” paparnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed