Inovatif, Aparatur Desa Batuputih Laok Atasi Kekeringan dengan Metode Geolistrik

  • Whatsapp
DITINJAU: Guna menemukan sumber air yang besar, aparatur Desa Batuputih Laok menggunakan metode geolistrik.

SUMENEP-Aparatur Desa Batuputih Laok Kecamatan Batuputih memiliki jurus jitu dalam mendeteksi titik air di lokasi rawan kekeringan dan lokasi pertanian dengan metode geolistrik.

Pilihan metode ini untuk mengetahui sumber air sebelum dilakukan pengeboran. Cara ini memang menjadi upaya rutin mengatasi kekeringan selain kegitan rutin dropping atau distribusi air.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Batuputih Laok, Hasan, menyampaikan, dengan metode itu agar ditemukan sumber besar untuk mengatasi kebutuhan air bersih di desa yang masyarakatnya didominasi petani.

“Jangka panjangnya, masyarakat bisa langsung memanfaatkan air bersih tersebut tanpa harus menunggu suplai air setiap musim kemarau tiba,” ujar dia, Kamis (9/9/2021).

Pria yang dikenal inovatif itu melanjutkan, setelah ditemukan titik yang memang sumbernya besar, maka akan segera ditindaklanjuti dengan rencana pengeboran sumber air menggunakan geolistrik.

Biar ada gunanya mengundang tim survei. Karena memang di desanya kebutuhan air bersih merupakan sesuatu yang harus diprioritaskan. Sehingga hal itu sebagai wujud pemberdayaan dan reflek terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tindak lanjut akan segera dilakukan pengeboran dan bertahap dengan melihat prioritas kawasan daerah rawan kekeringan,” ucapnya.

Koordinator PT Agris bekerja sama dengan CV ardanido Utama surabaya Ibnu Dwi Sufajar mengatakan, hasil dari survei yang baru dilakukan itu tidak langsung diketahui saat ini. Harus ada jeda waktu.

“Untuk saat ini, kami belum bisa memastikan titik mana saja yang pas untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya, kami harus mengkaji dulu kurang lebih 2-3 minggu ke depan, baru kelihatan hasilnya dan rekomendasi ke depannya seperti apa,” ucap dia. 

Reporter: Rozin

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *