Inovatif, Mahasiswa FEB UTM Luncurkan GGSSPED untuk Bangkitkan UMKM

  • Whatsapp
(FOTO: YUNIS FOR KM) INOVATIF: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trunojoyo Madura saat memperlihatkan aplikasi GGSSPEED.

KABARMADURA.ID – Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangkalan yang mengalami penurunan omzet sejak Covid-19. Melihat kondisi semacam itu, sebagian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tergerak untuk merancang sebuah aplikasi GGSSPEED untuk memudahkan penjualan dan pemasaran produk UMKM secara online.

HELMY YAHYA, BANGKALAN

Bacaan Lainnya

Salah satu inisiator pembuat GGSSPEED A Wasil Alfi Yunis mengatakan, pembuatan aplikasi tersebut bertujuan agar teman sejawatnya dapat tetap bisa berkumpul dalam satu perusahaan. Selain itu, agar UMKM, khususnya di Bangkalan bisa menuju digitalisasi. “Aplikasi ini bisa digunakan untuk berbagai jasa, mulai dari driver online, makanan dan berbagai jasa lainnya,” ujarnya.

Yunis menjelaskan, aplikasi tersebut bisa diunduh di Playstore.Setelah itu, pengguna diminta melengkapi data diri. Lalu, mendaftarkan di kemitraan, dan setelah itu akan ada MoU. Setelah semuanya lengkap, admin meng-ACC, dan pengguna bisa mengunggah produk beserta harganya.

“Untuk harga, jauh di bawah aplikasi lain. Kalau di aplikasi lain biasanya 9 ribu, di kami hanya 5 ribu. Di aplikasi ini juga tidak ada mark up harga, jika di offline-nya harga barangnya 10 ribu, maka di aplikasi ini juga akan 10 ribu,” jelasnya.

Selain itu, aplikasi tersebut juga sudah bisa menggunakan Cryptocurrency (uang digital) dalam proses transaksinya. “Itu juga menjadi salah satu poin kelebihan aplikasi ini,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEB UTM A Yahya Surya Winata mengatakan, pembuatan aplikasi tersebut merupakan inovasi mahasiswa. Namun dalam prosesnya, tetap ada dorongan dari para dosen dalam melahirkan aplikasi tersebut.

. “Ini yang pertama, khususnya di FEB atau mungkin di UTM, karena mahasiswa ini belum lulus. Kalau sebelumnya, mahasiswa baru melakukan hal semacam ini ketika sudah lulus,” katanya.

Dia berharap, peluncuran aplikasi tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa, khususnya di FEB bahwa memulai berbisnis. “Memulai bisnis itu bisa dilakukan saat menempuh kuliah. Sehingga, ketika sudah lulus, bisa langsung merekrut tenaga kerja dan memberi manfaat kepada orang lain,” katanya.

Di lain tempat, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan Iskandar Hidayat mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi atas dilaunchingnya GGSSPEED oleh mahasiswa dari UTM. Menurutnya, hal itu sangat membantu UMKM lokal.

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *