oleh

Insentif Guru Sertifikasi Kemenag Sumenep Tertahan hingga Desember

KABARMADURA.ID, Sumenep – Ratusan honorium guru non PNS dan sertifikasi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tidak terbayarkan sesuai waktu atau jadwal yang telah ditetapkan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep H Rosi menjelaskan, sesuai dengan ketentuan atau jadwal yang telah ditentukan, guru yang mendapatkan insentif dibayar per semester atau 6 bulan sekali.

“Periode Januari sampai Juni itu semester pertama, biasanya separuh honornya langsung cair ke rekening masing-masing guru yang statusnya nonPNS dan sertifikasi,” katanya.

Namun pihaknya belum bisa menjelaskan terkait lambatnya proses pencarian insentif yang besarannya Rp3 juta itu. Namun Rosi berjanji akan dimaksimalkan di akhir semester kedua, yaitu pada Desember mendatang.

Dia juga menyampaikan, guru yang telah tersertifikasi, honornya dibayar per triwulan, sementara guru yang mendapatkan insentif yang belum terialisasi akan dicairkan satu kali, yaitu langsung Rp3 juta. Sedangkan guru yang sudah mendapatkan insentif tidak perlu mendapat tunjangan dari yayasan.

“Biasanya yayasan itu kan menggaji guru juga, dan yang belum terbayar maka akan dicairkan sekaligus. Insyaallah nanti di bulan Desember. Sementara bersabar dulu sambil nunggu kabar,” imbuhnya.

Dia menyebut, masih 2.244 guru dari 3.563 jumlah guru yang tercatat sebagai penerima insentif atau honor. Artinya, kurang lebih 50 persen atau 1.319 guru yang masih tertunggak insentifnya.

“Itu jumlah guru yang tercatat sebagai penerima insentif berdasarkan rekap atau rekomendasi aplikasi simpatika, berarti yang mesti terbayar semua pada Juni kemarin, tapi masih belum,” paparnya.

Sementara itu, Khatibi salah satu guru honorer madrasah di Sumenep menyampaikan, honorium guru bukan sesuatu yang bisa diharapkan, meskipun dirinya tercatat aktif dalam mengajar tidak terlalu berharap dengan bayaran tersebut.

“Saya tiap hari pasti ke kantor, kalau tidak ada jadwal ngajar saya juga bantu-bantu mempersiapkan administrasi yang dibutuhkan sekolah, kalau pengasihan cari lain, banyak waktu kan di sekolah hanya separuh hari,” ungkapnya. (ara/waw)

Komentar

News Feed