oleh

Insentif Nakes Belum Cair, Berdalih Masih Verifikasi Data Calon Penerima

Kabarmadura.id/Sampang-Insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 di Sampang belum disalurkan. Sebab, pengajuan data masih dalam proses verifikasi sehingga belum divalidasi.

Sekretaris Dinkes Sampang Asrul Sani menuturkan, insentif nakes hingga saat ini belum ada yang dicairkan, masih verifikasi terus. Bahkan pihaknya sudah mengajukan ke pusat, namun saat hasilnya keluar diperintahkan untuk dikurangi jumlah anggarannya. Adapun nomor rekening nakes sudah diajukan ke pusat, sehingga ketika nanti anggarannya sudah cair bisa langsung ditransfer ke rekening nakes masing-masing.

“Tidak ada yang cair sama sekali sampai sekarang, bahkan pengajuan kemarin masih direvisi untuk dikurangi jumlah anggaran, berdasarkan ketersedian anggaran, dan sekarang sudah diajukan lagi,” ungkapnya, Rabu (26/8/2020).

Pengajuan untuk mencairkan insentif nakes ini hingga sekarang sudah ketiga kalinya, namun dari pusat hingga saat ini belum juga turun. Bahkan saat ditanya jumlah nakes di Sampang yang menerima insentif pihaknya mengaku tidak tahu, tetapi untuk nakes yang dari RSUD. Mohammad Zyn sekitar 40 orang.

“Untuk jumlah nakes dan anggaran insentifnya kurang tahu, cuma yang dari RSUD sekitar 40, mulai dari dokter spesialis, perawat dan bidan, serta nominalnya tidak sama,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BP2KAD Sampang, Saryono mengatakan, untuk uang insentif nakes sudah siap untuk dicairkan. Hanya saja kembalikan pada dinas teknisnya, karena pembayaran insentif ini bisa dilakukan setelah terbit SK.

Selain itu, pihaknya mengakui jika sampai saat ini insentif nakes tersebut belum cair. Maka dari itu, pihaknya meminta supaya Dinkes segera memenuhi dan melengkapi sejumlah persyaratan untuk pencairan insentif nakes.

“Jika SK dari Bupati sudah ada langsung dibayar, karena uangnya sebagian sudah ada dan tinggal dicairkan, sesuai data yang diajukan lengkap atau tidak,” tuturnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, jumlah nakes sampang yang diajukan untuk dicairkan insentifnya ke pusat oleh Dinkes 232 orang dengan total anggaran sebesar Rp2.067.272.000. Sementara 54 orang diambilkan dari anggaran BTT bersumber dari APBD Sampang Rp102 juta perbulan.

Adapun total anggaran yang disediakan oleh pemerintah pusat untuk insentif nakes yakni Rp5,2 miliar. Pengajuan pencairan insentif tersebut untuk tiga bulan yakni Maret, April dan Mei.

“Sebagian dana sudah ada di rekening Kas Daerah (Kasda), cuma hingga saat ini belum dicairkan ke masing-masing nakes,” pungkasnya. (mal/pai)

Komentar

News Feed