oleh

Insentif Tenaga Medis Cair, Komisi IV Minta Petugas Lapangan Juga Dapat Tunjangan

Kabarmadura.id/Sampang– Insentif untuk tenaga medis yang bertugas di posko Covid-19 mulai dicairkan. Nilainya adalah Rp75 ribu dengan rincian uang lelah Rp50 ribu dan konsumsi Rp25 ribu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono mengatakan, pencairan dana insentif tenaga medis di posko-posko sudah dicairkan setelah beberapa bulan bekerja. Hal tersebut merupakan penghargaan sekaligus untuk memberi kesejahteraan kepada tenaga medis.

“Saat ini sudah dicairkan dan tenaga medis semuanya sudah menerima,” katanya, Kamis (6/8/2020).

Sebanyak 11 lebih Tenaga medis yang bertugas di posko-posko masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta hingga Rp2,25juta. Hal tersebut merupakan akumulasi dari perhitungan dalam setiap harinya sejak adanya penjagaan di posko-posko.

Menurutnya, tidak ada perbedaan insentif yang diberikan kepada tenaga medis, baik yang bekerja di swasta maupun di rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah. Mereka semua telah berkorban menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M.Syukri mengatakan, semua tenaga medis selayaknya diperjuangkan. Sebab, mereka sudah kerja profesional dilihat setiap harinya bekerja di posko-posko.

“Memang dari sejak ada penjagaan di posko-posko, kami mewanti-wanti untuk dicairkan ternyata saat ini sudah cair. Ini merupakan nilai plus dari para tenaga medis di posko,” ujarnya.

Selain tenaga medis di rumah sakit, ia juga meminta insentif diberikan kepada tenaga non-medis yang ikut serta dalam penanganan Covid-19. Misalnya, bagi pembantu di lapangan, baik anak pramuka maupun relawan lainnya.

Dia bersyukur insentif segera bisa diberikan, lebih baik lagi kalau ada asuransi juga untuk mereka, dari saking besarnya pengabdian yang telah dikerjakan.

“Semoga menjadi kesejahteraan bagi keluarganya,” ujarnya.

Menurutnya, suasana Covid-19 , tenaga medis menjadi ujung tombak. Jangan sampai konsentrasinya terpecah hanya karena belum mendapatkan haknya. Di rumah, keluarga mereka juga butuh uang untuk sehari-hari.

Perjuangan tenaga medis sangat luar biasa, terlebih sudah banyak tenaga medis, baik perawat ataupun dokter yang telah terpapar Covid-19. Ia juga berharap, tunjangan nantinya juga harus diberikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas. (imd/pai)

Komentar

News Feed