oleh

Inspektorat Bangkan Akan Sidak ASN, Buntut SE Larangan Mudik

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Demi keoptimalan pemberlakuan surat edaran (SE) Nomor 800/1489/433.032/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah atau Mudik atau Cuti Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Masa Wabah Covid-19, akan dilakukan inspeksi mendadak (Sidak). Hal ini diungkapkan Kepala Inspektorat Bangkalan Joko Supriyono, Selasa (4/5/2021).

Menurutnya, sidak akan dilakukan pada hari pertama cuti lebaran. Sehingga, keberadaan ASN cuti ke luar daerah bisa diketahui. Sebab, sesuai SE setiap ASN dilarang bepergian ke luat kota selama libur lebaran. Terkecuali, perjalanan dinas dengan ketentuan harus melengkapi surat  tugas dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) minimal pejabat eselon II.

“Kalau cuti tahunan kami kembalikan kepada setiap OPD, diperbolehkan atau tidak tergantung kebijakan setiap kepala OPD. Tapi, pada dasarnya kalau mengacu pada SE ASN jangan sampai ke luar kota. Selama masih ada di wilayah tempat kerjanya, tidak masalah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Bangkalan Mohammad Rasuli mengatakan, seluruh ASN wajib aktif atau masuk kerja pada tanggal 15 Mei. Sedangkan, cuti setelah lebaran bagi ASN tahun ini tidak diperbolehkan. Ketentuan tersebut tertuang dalam SE.

Pihaknya menegaskan, untuk memastikan ASN tidak mudik pola pengawasan akan diserahkan ke masing-masing OPD. Sehingga, tidak tidak perlu adanya ASN wajib melapor melalui share location. Bahkan, bila perlu akan turun langsung ke bawah untuk mengecek langsung kehadiran ASN.

“Kami akan membentuk tim pengawas bersama Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Jadi, masing-masing OPD harus melaporkan jumlah ASN-nya. Kalau yang tidak hadir apa keterangannya. Laporan harus dibuktikan dengan tanda tangan selama Wabah Covid-19,” responnya. (ina/ito)

Komentar

News Feed