oleh

Inspektorat dan BKD Pamekasan Sinergi Usut Pengembalian Dana Pengadaan Tandon

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Memasuki bulan Desember, pengembalian dana pengadaan tandon tempat cuci tangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, dari hasil klaim Inspektorat pada proses auditing belum sepenuhnya dilakukan.

Sedangkan tempo pengembalian yang harus dilakukan oleh BPBD yaitu hingga awal bulan Januari mendatang. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Moh. Alwi, Senin (1/12/2020).

Menurutnya, auditing dilakukan pada bulan September lalu, sedangkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) terbit pada tanggal 2 November lalu. Pengembalian, harus sepenuhnya dilakukan selambat-lambatnya 60 hari setelah terbitnya LHP.

Sebab, pengembalian itu harus dilakukan BPBD setelah menerima LHP. Bahkan, diharuskan memanggil seluruh rekanan penyedia untuk segera mengembalikan dana tersebut. “Masih kurang sebulan, awal Januari terakhir pengembaliannya,” ucapnya.

Alwi mengaku, dua kali melakukan pemanggilan terhadap BPBD, guna melancarkan proses pemeriksaan. Pihaknya hanya bermaksud membantu BPBD dan seluruh rekanan agar mengetahui proses serta hasil audit yang dilakukan.

“Agar rekanan atau penyidik itu puas, kemarin dipanggil ke sini (Inspektorat red) dua kali kalau tidak salah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Sahrul Munir mengaku telah ada progres dari pihak BPBD, bahwa sebagian dana pengadaan tandon sudah ada yang dikembalikan dari total yang harus dikembalikan senilai Rp800 juta. “Sebagian sudah masuk,” responnya singkat.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Hendra Purwanto mengatakan, tidak bisa melanjutkan proses pemeriksaan atas laporan yang sudah masuk, lantaran masih dalam tahun anggaran berjalan.

Namun, pihaknya bisa melanjutkan proses pemeriksaan jika selama 60 hari BPBD tidak mengembalikan dana yang diklaim aparat pengawasan intern pemerintah (APIP). Karena kejanggalan pada administrasi kebijakan pemda tidak dapat dipidanakan. (ali/ito)

Komentar

News Feed