Inspektorat Sumenep: Audit Desa Bakal Dipantau Melalui Siskeudes

(FOTO: KM/MOH RAZIN) MUSYAWARAH: Salah satu desa menggelar rapat koordinasi dengan aparatnya.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pengawasan dan audit terhadap desa dipastikan lebih efektif. Pada tahun 2022 akan diterapkan dengan sistem online. Semua desa nantinya akan melaporkan melalui aplikasi sistem keuangan desa (siskeudes).

Inspektur Inspektorat Sumenep Titik Haryati mengatakan, audit merupakan program rutin tahunan. Audit sebagai upaya untuk memantau terkait penggunaan keuangan dari 332 desa. Sementara untuk audit pa da tahun sebelumnya menggunakan sampel.

”Tahun lalu Inspektorat memeriksa 56 desa yang dijadikan sampel. Insya Allah tahun 2022 kami sudah menggunakan siskeudes, kami tidak perlu lagi mengambil sampel dalam melakukan pengawasan,” kata Yati.

Bacaan Lainnya

Menurut Haryati, siskeudes merupakan aplikasi yang didistribusikan secara gratis kepada desa. Bahkan untuk pelatihannya  bagi perangkat desa maupun pembina di tingkat daerah biayanya dianggarkan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Dikatakannya, pelaksanaan audit masih tidak cukup efektif mengingat tidak semua desa diaudit secara menyeluruh. Dari total 27 kecamatan hanya ada 2 desa di masing-masing kecamatan yang dilakukan pemeriksaan.

“Biasanya aduit sampai akhir tahun dan kami kan melibatkan langsung camat, dan kepala desa, maka pasti desa-desa lain akan menunggu giliran,” imbuhnya.

Hayati melanjutkan, selain melakukan audit, pihaknya juga langsung menyampaikan pembinaan kepada desa yang yang telah diperiksa, selain itu  juga sudah membuka layanan konsultasi melalui inspektur pembantu (irban) yang dibagi ke semua wilayah.

“Tetapi tahun ini kami akan langsung ke kecamatan biar pihak kecamatan yang mengundang kepala desa. Namun, ketika ada kejanggalan dalam siskeudes maka bakal ditindaklanjuti peninjauan ke lapangan,” tukasnya.

Reporter Moh Razin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.