Inspirasi Kadinkes Pamekasan dr. H. Saifudin, Dokter yang Tak Gengsi Bertani

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) H. Saifudin, M.Si: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan.  

KABARMADURA.ID | Puluhan tahun menjadi dokter, Saifudin telah banyak berjasa dalam memberikan layanan kesehatan untuk masyarakat Pamekasan. Namun siapa sangka, dengan jabatan menterengnya sebagai kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan tidak menjadikannya gengsi untuk bertani.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Pria kelahiran Kediri, 22 Februari 1968 itu bertekad menjadikan Pamekasan sebagai etalase layanan kesehatan. Untuk mewujudkannya, dia konsentrasi mengoptimalkan dua program; pelayanan puskesmas yang excellent dan pengemabangan Pamekasan Call Care (PCC).

Bacaan Lainnya

Karirnya di Pamekasan cukup cemerlang. Sebelumnya dia menjabat kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Pamekasan. Pada 24 Desember 2022, dia resmi dilantik sebagai kepala dinkes oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

“Saya punya tekad dan punya harapan. Pasti ilmu saya bermanfaat di wilayah Pamekasan,” ucap Saifudin, Kamis (10/2/2022).

Motivasi terbesarnya dalam meraih kesuksesan adalah keluarga. Karena itu, di tengah kesibukannya, dia tidak pernah lupa meluangkan waktu untuk keluarga. Sebab berkat dorongan keluargalah, tugas-tugasnya mampu diselesaikan dengan baik.

Ia menuturkan bahwa kunci suksesnya yaitu melaksanakan tugas dengan disiplin dan profesional. Sebagai seorang pejabat, tentu Saifudin memiliki kesibukan yang padat. Namun, ia cukup pandai mengatur waktu, sehingga hobinya tetap berjalan.

Uniknya, meski berprofesi sebagai dokter dan pejabat, namun ia juga gemar bertani. Hobi yang tidak banyak dimiliki oleh seorang pejabat. Dia bahkan memiliki lahan khusus untuk menyalurkan hobinya itu. Kini, dia sedang merawat pohon alpukat di atas lahan miliknya.

“Insya Allah, jika mengatur waktu dengan efektif, kita akan merasakan keuntungan dan kebahagiaannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saifudin menceritakan awal dia tiba di Pamekasan. Saat itu, dia langsung menemui K.H Abd Hamid Mannan Munif yang kala itu menjabat ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan.

Dia diajak berkeliling ke sejumlah pesantren. Perjalanan mereka terhenti di sebuah klinik yang sudah lama tidak dioperasikan. Dia merasa prihatin dengan apa yang dilihatnya. Sejak saat itu, dia mantap untuk mengabdikan dirinya di NU.

“Saya berharap banyak pihak yang konsen terhadap kesehatan, baik itu instansi pemerintah maupun lembaga masyarakat. Karena kesehatan itu kebutuhan dasar. Sehingga SDM yang sehat, kuat, dan berdaya, akan menjadi pemicu kesejahteraan masyarakat Pamekasan,” pungkas ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Pamekasan itu.

 

Redaktur: Ali Wafa, Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.