Inspirasi Pengabdian Kades Nyalabu Daya Muhammad Juhri

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) Muhammad Jufri, Kepala Desa Nyalabu Daya Pamekasan.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pemimpin sejatinya adalah pelayan masyarakat, selalu mengayomi sebaik mungkin agar mereka sejahtera. Begitulah prinsip Muhammad Juhri dalam mengemban amanah sebagai kepala Desa (Kades) Nyalabu Daya, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan.

Bacaan Lainnya

ALI WAFA, PAMEKASAN

Pengabdiannya kepada masyarakat Nyalabu Daya tidak mengenal lelah. Juhri, begitu ia akrab disapa, memiliki mimpi yang amat tinggi dalam memajukan desanya serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan terjamin.

Berbagai upaya untuk mewujudkan mimpinya ia lakukan. Bahkan, Juhri tidak pernah berpikir panjang saat warganya membutuhkan uluran tangannya sebagai kades, semangat yang gigih serta kemauan yang besar ia pupuk bersama aparatur desanya guna mewujudkan visi yang ia bangun untuk menjadikan desa yang aman dan nyaman.

Perhatiannya terhadap kemajuan desa terbilang agresif dan progresif. Selama menjadi kades, Juhri melakukan banyak hal, di antaranya giat melakukan evaluasi di setiap lini aparaturnya. Maklum, karena sebelum menjadi kades, dirinya sudah 14 tahun menjabat sebagai aparat desa, sehingga betul-betul mengerti bagaimana seharusnya kerja aparat desa.

Tak hanya itu, dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang efektif dan efesien, segala inovasi ia lakukan. Sebut saja Balai Desa Nyalabu Daya yang awalnya tak terawat kini tampak cantik dan ramah lingkungan. Bahkan, tak tanggung ia menyediakan pelayanan internet gratis di balai desanya.

“Semua itu kami persembahkan bagi seluruh masyarakat Nyalabu Daya, terutama golongan kawula muda.

Diakuinya, Juhri adalah pemimpin yang memiliki tugas tak ubahnya seorang pelayan bagi seluruh masyarakat Nyalabu Daya.

“Karena sudah sejak lama saya tegaskan, bahwa saya akan menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Nyalabu Daya tanpa terkecuali, bukan pemimpin dari kelompok-kelompok tertentu. Juga bukan pemimpin dari orang-orang tertentu,” ucap pria kelahiran 5 Agustus 1977 tersebut.

Sifatnya yang ramah dan santun membuatnya dicintai oleh masyarakatnya, karena baginya rakyat adalah raja dan dirinya adalah pelayan masyarakat, maka bagaimana harusnya sikap pelayan kepada raja; berperilaku santun dan ramah kepada seluruh warganya.

Kini Juhri dihadapkan dengan situasi menyulitkan, di mana dirinya harus berjuang sekuat tenaga dalam memerangi wabah pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 yang mengancam warganya.

Berbagai upaya ia lakukan demi menjamin kesehatan warganya terjaga, dia tidak kenal lelah karena harus berbolak balik memastikan warganya dalam keadaan sehat. Utamanya tidak terdampak wabah virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok tersebut.

Juhri getol melakukan penyemprotan disinfektan dan berbagai upaya lainnya ia lakukan demi memastikan warganya tidak terdampak wabah Covid-10. Bahkan, dirinya tidak mempedulikan akan turut terdampak atau tidak, sebab dia lebih mementingkan nasib warganya.

Semenjak dirinya dilantik sebagai kades Nyalabu Daya pada 2019 lalu, Juhri bertekad untuk mengabdikan dirinya dengan sepenuh jiwa kepada masyarakat Desa Nyalabu Daya. Karena baginya, pilihan masyarakat terhadap dirinya merupakan amanah yang Tuhan titipkan melalui masyarakat Nyalabu Daya.

“Saya dipilih oleh masyarakat Desa Nyalabu Daya, maka setiap apapun yang saya lakukan ke depan semuanya atas dasar pengabdian saya terhadap seluruh masyarakat Nyalabu Daya. Tanpa terkecuali,” pungkas alumnus Universitas Terbuka tersebut. (nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *