oleh

IPM Kabupaten Bangkalan Peringkat 2 dari Bawah se-Jawa Timur, Ini Kata Legislatif

Kabarmadura.id/Bangkalan-Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bangkalan sangat rendah. Terbukti, dari 38 Kabupaten se-Jawa Timur, Kabupaten Bangkalan berada di peringkat 37, atau berada pada peringkat kedua dari bawah. Sebelumnya, pada tahun 2018 dan 2019, Kabupaten Bangkalan berada di peringkat paling bawah.

Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangkalan Yeni Arisantika mengaku bahwasannya kondisi Bangkalan masih berada di bagian akhir (37) se-Jawa Timur.

“IPM Kabupaten Bangkalan masih sangat rendah jika dibandingkan dengan kota lainnya,” jelasnya, Rabu (01/7/2020).

Jika dilihat dari segi pendidikan, perekonomian dan kesehatan, kondisi Bangkalan memang sangat rendah, sebab data yang digunakan oleh sensus tersebut menggunakan wawancara sehingga mengacu terhadap perkembangan masyarakat.

“Dalam segi pendidikan serta kesehatan dan perkembangan masyarakat, Kabupaten Bangkalan masih berada di urutan no 2 dari belakang,” jelasnya.

Pihaknya mengaku bahwasannya perkembangan tersebut dapat diukur dari realisasi kinerja setiap OPD yang bersangkutan dalam ketiga  bidang tersebut.

“Dengan kejadian seperti ini, kita perlu untuk meningkatkan lagi agar kabupaten Bangkalan tidak terus menerus berada di peringkat 2 dari belakang,” ujarnya

Terpisah, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan H Subaidi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyeriusi kondisi IPM Kabupaten Bangkalan tersebut. Pemkab harus melakukan perbaikan peringkat dengan meningkatkan kualitas pendidikan, perekonomian, dan kesehatan masyarakat.

“IPM tersebut salah satu acuan bagi kita semua  untuk melihat kemajuan Bangkalan,” jelasnya.

Peringkat 37 ini harus menjadi cambuk bagi Kabupaten Bangkalan untuk bisa berbenah sehingga perlahan dapat meningkatkan peringkat IPM melaui peningkatan kualitas pendidikan, perekonomian, dan kesehatan masyarakat. (sae/pai)

Komentar

News Feed